Serba Serbi Job Review

12.40.00

Nggak kerasa udah mau 4 tahun aja nih umur blognya. Apa sih sebenernya yang sudah saya dapatkan sampai betah banget berstatus blogger sampai dengan tahun keempat ini. Banyak! Banyak banget, mulai yang berbentuk nonmateri sampai materi. Tambah saudara, dapet hadiah buku, aksesoris, uang, voucher dan jalan-jalan gratis dari lomba blog, juga dapet fulus dari job review :D


Nah, ngomongin job review, saya pengen berbagi sedikit ilmu tentang ini. Bukan mau sok-sokan. Tapi apa salahnya berbagi ilmu. Masak rejeki dikekep sendiri. Ya, nggak. Sedekah ilmu kali aja ntar rejeki dari job review tambah ngalir. Aaamiiin. Yeah, walaupun hasilnya belum cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan keluarga, tapi cukuplah untuk menghidupkan self domain blog ini, membeli pulsa modem dan membeli kebutuhan pribadi.


Apa yang saya tulis semua berdasarkan pengalaman pribadi. Berdasarkan apa yang telah saya jalani. Lalu, apa sih sebetulnya job review?


Job review menurut versi saya adalah postingan yang berisi ulasan sebuah produk. Produknya bisa apa aja. Misal kartu seluler, baju, sepatu, kosmetik ataupun rumah dan perlengkapan rumah. Dari tulisan yang kita buat, nantinya kita akan mendapatkan bayaran. Untuk kompensasi yang diterima beragam. Kadang uang dengan jumlah tertentu, tetapi tak jarang sponsor membayar dengan memberikan voucher belanja ataupun produk mereka.



Persiapkan 4 hal

Job review pastinya nggak datang tiba-tiba. Mereka yang ingin mengiklankan produknya di blog kita pasti menimbang-nimbang terlebih dahulu layak tidaknya blog kita untuk mengiklankan produknya. Nah, buat kamu yang pengen dapat job review, persiapkan 4 hal berikut.


Pertama, self domain. Ini sebenernya nggak mutlak, tapi harus. Lho piye tho mbakyu? Maksudnya, nggak jarang mereka yang masih menggunakan blog gratisan dapat job review. Dulu saya juga pernah dapat job review saat menggunakan blog gratisan. Tapi itu kan dulu (bukan iklan >_<) Sekarang blogger udah buanyaaak banget. Persaingan semakin ketat cyyiin. Sekarang banyak perusahaan/brand yang memilih blogger yang menggunakan domain sendiri. Apalagi yang bayarannya lumayan. Selain terlihat profesional, blogger yang menggunakan doman sendiri biasanya si pemilik blog serius mengelola blognya.


Kedua, konten is the king. Sebenernya ini kata-kata klise. Tapi... ya emang begitu adanya, kan. Konten yang berkualitas biasanya akan membuat pembaca blog bakalan baca tulisan kita yang lain. Bakalan setia membaca postingan terbaru kita. Trus, kalau gitu nggak boleh dong curhat di blog. Boleh tapi dengan syarat ada manfaat yang bisa diambil dari curhat geje kita di blog.


Ketiga, "percantik" blog. Kontennya oke tapi tampilan blognya nggak mendukung itu ibarat orang udah dandan trendi tapi BBnya bikin orang mau muntah. Tampilan blog itu ibarat rumah. Kalau rumah kita nyaman, selain kita betah berada di dalamnya, tamu (pembaca) yang bertandan ke rumah (blog) kita pun senang berlama-lama menyambangi blog kita. Dari pengalaman pribadi, kalau mengunjungi blog yang postingannya enak dibaca plus tampilannya oke tuh jadi gatel pengen klik tulisan yang lain.


Keempat, trafik blog. Ini kaitannya dengan Alexa, Page Rank dan Google Analytics. Kalau pengen dapet job review kita nggak boleh nyuekin Alexa dan kawan-kawannya. Kalau Alexa Rank menunjukkan seberapa ramai blog dikunjungi, Page Rank (PR) menunjukkan seberapa berkualitas sebuah blog dimata Google. Sementara Google Analytics merupakan layanan gratis dari Google yang menampilkan statistik pengunjung blog. Selain itu, sekarang beberapa brand juga lebih berminat mengiklankan produk mereka di blog berniche. Maksudnya blog yang mengkhususkan mengulas satu topik, misal kuliner, traveling dll.



3U: Usaha.. usaha.. dan usaha

Pakai self domain sudah, tulisannya oke, blognya juga udah cantik, traffictnya pun lumayan rame, kok belum ada brand yang tertarik dengan blog kita?


Banyak-banyak berdoa supaya ada perusahaan yang melirik blog kita. Hahaha... Doa sih pasti, tapi tetep harus diikhtiari alias diusahakan ya. Nah, salah satu usaha yang bisa ditempuh yaitu dengan mandaftarkan blog kita ke agent atau penyedia jasa iklan di internet. Yah, walaupun ini juga nggak menjamin. Paling tidak kita sudah usaha. :P Dari pengalaman saya masuk ke sebuah agent, baru sekali dapat job trus habis itu belum dapat lagi sampai sekarang. Belum rejekinya kali ya.


Pernah denger dahsyatnya silaturrahim? Nah, di dunia job review relationship juga penting banget. Saya sering dapat job dari rekomendasi teman blogger. Aktif didalam sebuah komunitas kadang juga bisa menjadi jalan kita mendapat job. Beberapa komunitas memiliki afiliasi dengan brand tertentu. Kadang mereka meminta rekomendasi dari admin komunitas untuk memilih blogger yang akan mengiklankan produknya.


Jangan lupa mencantumkan biodata diri yang lengkap dan ciamik di blog, terutama alamat email. Kali aja ada brand yang kesasar di blog kita trus tertarik dengan tulisan-tulisan yang kita buat lalu ingin menjadikan kita publishernya.



Rate card, seberapa perlu

Pernah mendengar istilah rate card, kan? Rate card itu semacam tarif atau patokan fee yang kita kenakan untuk job yang akan kita terima.


Di awal-awal mendapatkan job review saya nggak mematok fee untuk 1 postingan. Berapapun saya ambil. Namanya juga eforia dapet job review. Bangga rasanya bisa dapat job. Padahal 1 postingan cuma dihargai Rp25.000! Sekarang saya menentukan fee yang akan saya terima. Tawar menawar fee bukan sesuatu yang tabu. Dan, saya harus ikhlas melepas tawaran job dari calon klien yang memberi fee dibawah rate yang saya patok.


Menentukan berapa rate card kita, buat saya pribadi bukan untuk sok-sokan tapi lebih pada menghargai kerja keras kita. Membangun sebuah blog itu nggak gampang. Perlu perjuangan berdarah-darah. Apa salahnya kita hargai perjuangan itu. Tapi untuk blogger yang baru mulai dapat job review, nggak usah mikir rate card dulu deh. Berapapun fee-nya terima saja. Seiring berjalannya waktu, kamu bisa kok menentukan berapa fee yang pantas untuk tulisanmu.



Tetap beretika

Emang ada tuh kode etiknya job reviewer? Nggak ada sih, cuman sebagai penerima job dari sebuah brand/perusahaan, saya menerapkan aturan yang tak tertulis saat mereview sebuah produk. Tujuannya supaya saya punya rambu-rambu dalam mereview.


Tidak membuat postingan yang akan mengelabui pembaca itu sesuatu yang nggak boleh dilanggar saat menulis review produk. Tidak mengunggulkan produk yang di review dengan membabi buta. Please.. edukasi, bukan mengelabuhi pembaca. Tidak mengatakan produk ini paling bagus dan yang lain jelek. Inilah pentingnya memahami secara seksama produk yang akan direview.


Selain itu, setiap kali membuat postingan untuk klien, saya selalu menempatkan postingan dalam kategori "review". Kamu boleh mengkategorikan dalam kategori iklan, advertorial atau apapun yang jelas pembaca sejak awal paham bahwa tulisan yang akan mereka baca adalah tulisan "pesanan". Ini untuk menghindari komentar,"Wah, ternyata iklan!" saat mereka selesai membaca postingan. Manfaat lain mengklasifikasikan postingan job review yaitu memudahkan kita saat harus memberi contoh-contoh job yang sudah pernah kita kerjakan pada calon klien saat tawar menawar terkait fulus yang akan diterima.


Etika lainnya, memberi jeda waktu panjang saat mereview produk yang memiliki jenis yang sama. Misalkan kita baru dapat job dari Bilna, jangan kemudian menerima job juga dari pesaing Bilna dalam rentang waktu pendek. Selain nggak etis, kredibilitas kita bisa jadi taruhannya karena dianggap plin-plan.


***


Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog "Blogger dan Job Review" oleh Petrus Andre yang didukung oleh Ajeng Angelina dan Elisa Fariesta.

You Might Also Like

42 komentar

  1. Saya blm punya domain sendiri, emang sih skrg yg pakai domain lbh sering dpt

    BalasHapus
  2. Mbak Ika kalau PageRank nilainya 1 itu artinya apa ya..??
    gaptek banget soal beginian hehehe

    pernah ada yg nawarin kerjasama dr aahh lupa Zalora atau apa gitu, tp belum ditanggapi serius, masih takut-takut karenangga ngerti trs ya itu gapteeek hehehe..

    BalasHapus
  3. Mbak Ikaaa. Mantaaaabh deh postingannya. Btw mau infoin kalo pagerank sendiri dari google udah gak ngupdate lagi. Dari akhir tahun 2013 google sudah stop update PR lagi. Makanya banyak blog kece yang PRnya tetep satu. Karena mereka baru mulai pas google dah stop page rank ini.
    Btw poin yang lain bikin ngingetin saya. Makasih Mbak Ika, semoga menang yaaa...

    BalasHapus
  4. Mbak Ika, makasih ya bagi2 ilmunya. Jadi makin ngerti ^_^

    Btw, senang sekali soalnya sekarang postingan2 mba Ika sdh bs masuk lagi ke reader WP, setelah berbulan2 "menghilang"

    BalasHapus
  5. Mbak Ika Makasih sudah berbagi ilmu. Berguna banget nih buat para blogger :) .

    BalasHapus
  6. oh gt?
    saya kan sempet PRnya 1, stelah ganti domain brubah jd n/a... brarti slamanya bakal n/a dong? hiks...

    BalasHapus
  7. Postingannya mantap mbak. Makasih ya bagi infonya.

    BalasHapus
  8. Wah ngiri nih gue. PR sama Alexa nya keren :3 salam kenal mbak :3

    BalasHapus
  9. iya mak, apapun itu emang harus usaha usaha dan usaha ya..makasih share nya :)

    BalasHapus
  10. o gitu ya? saya baru tahu nih mas Dani. Thanks infonya ya... :)

    BalasHapus
  11. ilmunya mantep nih.... saya blm tahu alexa rank blog saya nih :(

    BalasHapus
  12. terima kasih sudah berbagi tips, mbak. jadi kepengen ngerasain job review, hehe

    BalasHapus
  13. Makasih infonya mas Dhani. Aku malah kudet :(

    BalasHapus
  14. Terima aja teh tawarannya. Sayang tuh.

    BalasHapus
  15. Sharing is caring banget Mba, hehehe semoga saya juga bisa kebagian orderan blog review hehehe

    BalasHapus
  16. Sama mak, untuk postingan job review, kutaruh di kategori khusus juga :)

    BalasHapus
  17. Lengkap sangat ulasannya soal job review, mbak Ika. Tulisan ini jadi masukan juga buat saya yang sudah beberapa kali dapat job tersebut. Thanks ya. Semoga menang lomba blognya :)

    BalasHapus
  18. Semoga menang ya mbak :)
    Aku msih jarang nih dpt job review :D

    BalasHapus
  19. artikelnya sip banget, makasih info nya

    BalasHapus
  20. saya baru tahu rate card pas baca postingannya mak winda,hehe...ulasannya komplit bangettt,makaish ya mbak ilmunya^^

    BalasHapus
  21. wow lengkap tulisannya mak Ika

    BalasHapus
  22. blog aku maaih belum dicantikin nih mbak... ada saran ..?

    BalasHapus
  23. wow.... kerwn infonya. Senangnya sudah berbagi. Semoga menangbdan berhasil menjadi juara :)

    BalasHapus
  24. Keren nih artikel, ijin nyerap ilmunya ya mak biar dapet job ripiu :)

    BalasHapus
  25. Info nya lengkap banget, membuat saya lebih terinspirasi untuk mengikuti job review.
    Terima kasih

    BalasHapus
  26. Harus belajar banyak nih dari mbak ika . good luck ya

    BalasHapus
  27. Banyak nerima job review artinya banyak rejeki ya, Mbak :D

    BalasHapus
  28. Ikutan menyimak ya Jeng Ika, serba-serbi job review yang sangat berharga, blog ini jadi referensinya.
    Salam

    BalasHapus
  29. Halo Mbak Ika,

    Aku setuju klo sesama blogger harus rajin-rajin silaturahmi. Selama di ranselijo baru sekali dapat rejeki untuk affiliate link, itu hasil dari rekomendasi seorang teman blogger.

    :)

    BalasHapus
  30. makasih infonya mbak ika,,, mau tanya neh mbak, kalau buat post yang ramah google itu gimana ya mbak,

    BalasHapus
  31. Infonya lengkaap mba ikaa...semoga blogku makin banyak dapat job aamiin hihihi mupeng liat dirimu :*

    BalasHapus
  32. Salam kenal mas dani,
    Terimakasih atas infonya mas dani.

    BalasHapus
  33. Artikel yang sangat bermafaat. Terimakasih bu ika.

    BalasHapus
  34. Infonya lengkap banget, makasih ya mbak ilmunya :)

    BalasHapus
  35. Wah, saya baru tahu rate card pas baca postingannya nih, makasih ya buat infonya mbak :)
    Sangat bermanfaat..

    BalasHapus
  36. Makasih ya infonya, lengkap banget..

    BalasHapus
  37. Nice artikel, makasih udah mau berbagi info mbak..

    BalasHapus
  38. for me this is a very very good information, because its contents make us become better know and learn more about the wide world, so it would greatly add insight for me, laneways that I say many thanks

    BalasHapus