Pilih Minyak Goreng Baik untuk Kesehatan Jantung

18.05.00

Tiga tahun sudah bapak meninggal. Saat itu usianya baru 53 tahun. Belum bisa dibilang tua sebetulnya, karena masih dalam rentang masa usia produktif. Saat itu bapak juga masih bisa mengelola sendiri semua pekerjaan di perusahaan skala menengah yang beliau punya tanpa bantuan kami, anak-anaknya.


Dua tahun sebelum bapak meninggal, jantung bapak mengalami pembengkakan atau biasa dikenal dengan sebutan jantung koroner. Sebuah warning berdenting. Penyakit jantung perlu diwaspadai, bukan hanya untuk bapak, tapi juga buat saya. Satu tahun kemudian bapak menunaikan ibadah haji untuk kedua kalinya. Kondisi bapak sebetulnya tidak disarankan untuk beraktivitas terlalu lelah. Tapi bapak sudah kepalang berjanji pada budhe, kakak bapak yang sudah mulai uzur untuk mengantarkan budhe menunaikan ibadah haji. Akhirnya dengan berat hati, kami sekeluarga melepas bapak menunaikan ibadah haji.


Apa yang kami khawatirkan terjadi. Selepas pulang haji, kondisi kesehatan bapak menurun drastis. Setahun kemudian, tepatnya tanggal 7 Ramadhan bapak meninggal karena serangan jantung.


Beberapa bulan kemudian warning kembali berbunyi. Kali ini bukan berupa dentingan lagi, tapi sudah seperti genderang yang ditabuhkan. Tetangga yang berjarak beberapa rumah dari rumah saya meninggal di usia 38 tahun karena serangan jantung. Ini menyadarkan saya, penyakit jantung tak bisa disepelekan lagi. Usia berapapun ternyata bisa terserang penyakit mematikan ini.


Rentetan kejadian tersebut membuat saya jadi lebih aware dengan kesehatan saya dan keluarga. Saya pun jadi rajin browsing di internet untuk mengetahui apa sesungguhnya penyebab penyakit jantung beserta cara pencegahannya.




[caption id="attachment_13331" align="aligncenter" width="378"]SAMSUNG CSC Donat Ubi[/caption]

Dulu saya selalu khawatir dengan kegemaran keluarga saya menyantap gorengan. Meski tidak setiap hari, anak-anak ataupun suami sering meminta saya untuk menggorengkan sekedar pisang goreng, singkong ataupun ubi sebagai teman menonton televisi. Was-was karena gorengan adalah makanan yang memiliki risiko tinggi bagi kesehatan dan menjadi pemicu penyakit degeneratif seperti jantung karena tingginya kadar kolesterol total, LDL, dan trigliserida serta penurunan kadar HDL dalam darah.


Untuk meminimalkan resikonya, saya memilih minyak goreng yang bisa meminimalkan peningkatan kolesterol dalam tubuh. Dan, saya pilih SunCo sebagai minyak goreng baik untuk keluarga tercinta.


SunCo


Karena diolah dari kelapa sawit segar pilihan dalam waktu tidak lebih dari 24 jam melalui 5 tahap yakni 3x proses pemurnian dan 2x penyaringan, Sunco lebih bening dan bermutu. Minyak gorang yang bening tidak cepat menjadi hitam atau teroksidasi saat digunakan untuk menggoreng, sehingga meminimalkan resiko timbulnya kanker pada tubuh.


Saat musim dingin tiba, minyak goreng yang dulu saya gunakan selalu membeku sebagian. Ternyata minyak goreng dengan kadar lemak jenuh yang tinggi mudah membeku saat berada di udara dingin. Padahal minyak goreng yang memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi tidak baik untuk kesehatan.


sunco-minyak-2


Cara paling mudah menguji kualitas minyak goreng yang kita gunakan adalah dengan memasukkan minyak goreng kedalam freezer dalam waktu sekitar 2 jam dengan suhu 2 ºC. Jika minyak tidak mudah membeku, berarti minyak memiliki kualitas baik.


Hasil tes menggunakan Climacell (alat pendingin) dengan suhu 2 ºC dengan waktu 1 jam 41 menit 36 detik membuktikan SunCo tidak mudah beku dibanding minyak goreng merk lain, sehingga meminimalkan peningkatan kolesterol. SunCo diproses dari buah kelapa Sawit segar yang langsung diolah tidak lebih dari 24 jam yang membuat SunCo menjadi minyak goreng dengan minyak jenuh terendah dibanding merk lain.


Pernah lihat iklan Chef Juna meminum SunCo, kan? SunCo bukan ingin mengajarkan konsumen untuk meminum minyak lho. Ini adalah bagian dari edukasi pada customer untuk menjadi customer yang smart dalam memilih minyak goreng yang baik, yaitu dengan test organoleptik yaitu dengan cara memasukkan sejumlah minyak goreng kedalam mulut dan merasakan minyak tersebut mengalir ke tenggorokan. Jika minyak goreng tersebut baik maka rasanya akan seperti air. Jadi ini hanya untuk pengujian secara sederhana apakah minyak goreng berkualitas baik atau tidak. Ingat, walaupun SunCo memiliki kartakter seperti air tapi SunCo bukan minuman, ya.


Satu lagi kelebihan Sunco. SunCo adalah minyak goreng pertama dengan Fortifikasi Vitamin A. Maksudnya, Vitamin A yang terkandung dalam minyak goreng SunCo tidak hilang pada waktu dipanaskan. Hal ini dikarenakan SunCo menggunakan Fortifikasi Vitamin A dengan teknologi dari Jerman.


Namanya juga ibu-ibu, apa-apa pengennya dihemat. Termasuk saat menggunakan minyak goreng. Sudah menjadi rahasia umum kalau kebanyakkan ibu-ibu menggunakan minyak goreng untuk 3 kali penggorengan. Nah, Vitamin A pada SunCo tidak hilang hingga 3 kali penggorengan atau pemanasan. Hanya kadar Vitamin A-nya saja yang berkurang. Tapi… saran saya sih sebaiknya minyak goreng digunakan 1 kali penggorengan saja. Kalau pun mau dipakai lebih dari 1 kali, jangan sampai digunakan lebih dari 3, ya. BAHAYA!


Jadi bisa dibilang memilih minyak goreng yang baik itu berbanding lurus dengan pilihan untuk hidup sehat, bukan? Saya yakin menggunakan minyak goreng SunCo karena bebas lemak trans, mengandung 57% asam lemak tidak jenuh dan difortifikasi vitamin A 30% AKG. Kalau kamu, pakai SunCo juga, kan?


 

You Might Also Like

29 komentar

  1. setuju banget mbk,salah satu pilihan untuk hidup sehat itu pilih minyak goreng yg baik..

    BalasHapus
  2. waahh iya mak, sunco emang bagus, aku juga pake, tp kalo ibuku seringnya pake hemart, krn di desa minyak goreng kemasan masih jarang..

    BalasHapus
  3. Ahahaaa....inikah yg postinga secret yg disebutin kala itu di WA?

    BalasHapus
  4. Iya mbak Ika, saya jg masak sering bgt yg goreng2an. karena mudah dan cepat heuheu, insyaalloh kalo minyak gorengnya bagus kita sehat2 aja ya. Aamiin

    BalasHapus
  5. Penting banget untuk yg lagi diet kayak saya nih mak *uhuk* tengkiuuuuu

    BalasHapus
  6. Waaah, liza baru aja beli sunco juga maak

    BalasHapus
  7. sayyah juga pake sanco.... :D

    BalasHapus
  8. oh iya mba, kalo bisa bikin postingan tentang produk minyak yang aman untuk digunakan. biar kita gak salah pilih

    BalasHapus
  9. kebayang jika jajan di lur mbak sudah berapa kali ya minyaknya digunakan

    BalasHapus
  10. Iya, betul El. Lebih aman kalau masak sendiri ^^

    BalasHapus
  11. Sanco memang minyak goreng pilihan ibu2 :D

    BalasHapus
  12. Sudah beberapa tahun ini saya sangat membatasi diri dalam memakan goreng-gorengan. Sebab, trigliserida saya sangat tinggi. Barangkali minyak goreng ini bisa menjadi solusi untuk sekedar memenuhi kerinduan mencicipi gorengan.. Terima kasih ulasannya, Mbak.. :)

    BalasHapus
  13. Iya, jaman sekarang 53 itu masih belum tua. Semoga kita bisa memilih yang terbaik untuk konsumsi keluarga ya mak?

    BalasHapus
  14. Kalau urusan ini, kendalinya memang di emak2 ini,
    kesehatan jantung keluarga jadi taruhannya.

    BalasHapus
  15. Sukanya beli gorengan, dan udah jadi rahasia umum kalau pedagang mah biasanya pake minyak goreng curah dan dipakenya berulang-ulang.

    BalasHapus
  16. saya pecinta gorengan mak :D

    ini paid review? aih kerennya :)

    BalasHapus
  17. Mama ku jugak pakek Sunco, Mbak. :D

    BalasHapus
  18. jernih ya mbak minyaknya

    BalasHapus
  19. Kata Ibuku, yang pake SunCo juga, hasil gorengannya juga lain. :)

    BalasHapus
  20. Harus segera ganti minyak goreng ni saya setelah baca ini jadi makin ngerti
    walau beda harga tapi kalau diitung2 resikonya mendingan cari yang lebih sehat, apalagi anak sy doyannya makanan yang digoreng2, walau harus rogoh kocek lebih dalem.
    Makasih share nya mba, besok kalo beli minyak goreng pilih SunCo juga ah

    BalasHapus
  21. Saya juga sangat suka memakan makanan gorengan, sampai saya lihat rata rata semua minyak yang di pakai tukang gorengan itu sudah berubah warna menjadi hitam, mereka tidak membuangnya tapi menambahkan minyak baru ke dalam minyak yang sudah hitam itu. Setelah saya cari tahu minyak yang dipakai berulang ulang sampai kelihatan hitam memang sanagat tidak baik.

    BalasHapus
  22. Minyak goreng yang baik memang harus di terapkan, biar kesehatan jantung kita semakin bagus..

    BalasHapus
  23. Padahal ane paling demen sama gorengan..yang penting g over aj ...

    BalasHapus
  24. "Was-was karena gorengan adalah makanan yang memiliki risiko tinggi bagi kesehatan dan menjadi pemicu penyakit degeneratif seperti jantung karena tingginya kadar kolesterol total, LDL, dan trigliserida serta penurunan kadar HDL dalam darah." Jadi takut sering makan gorengan. Terima kasih sudah menulis tentang hal ini.

    BalasHapus
  25. menurut saya, minyak goreng itu sama saja apapun itu mereknya,,, yang penting ada yang dipake untuk menggoreng,, kalau saya lebih cari yang murahnya aja...hahahaha

    BalasHapus
  26. Pilih Minyak Goreng Baik untuk Kesehatan Jantung - infonya sangat membantu sekali, ditunggu postingan selanjutnya

    BalasHapus
  27. Sungguh penjelasan yang bermanfaat, begitu jelas dan informatif sekali. Terimakasih ya mbak sangat berguna informasinya untuk kesehatan jantung.

    BalasHapus