Bergelung Gumuk

12.02.00

SAMSUNG CSCSekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Begitu pepatah yang tepat untuk menggambarkan aktifitas saya dan keluarga hari minggu lalu.


Ceritanya, hari minggu lalu saya dan keluarga kondangan plus plus. Kondangan sepupu yang nikah (lagi) plus besuk pakdhe yang sedang sakit plus liburan. Kebetulan banget tempat yang kami kunjungu sama-sama di daerah Bantul dan berdekatan.


Selesai acara nikahnya sepupu, kami langsung membesuk pakdhe. Kebetulan pakdhe tinggal di daerah Selarong, deket dengan tempat tinggal sepupu yang ada di jalan Samas. Lepas dhuhur kami pamit setelah sebelumnya numpang shalat Dzuhur di tempat pakdhe.


Tujuan selanjutnya yakni ke Parangkusumo. Kami ingin melihat gumuk dari dekat. Sampai di lokasi, matahari berada tepat di atas ubun-ubun. Sambil menunggu matahari bergeser sedikit ke arah barat, kami menggelar tikar untuk makan siang di lokasi. Sengaja saya membawa bekal makan siang untuk disantap di lokasi. Selain lebih irit, membawa bekal lebih higienis ketimbang membeli di restoran.


SAMSUNG CSC



Kayanya Indonesiaku

Indonesia kita tercinta ternyata nggak cuma kaya akan bahan tambang dan koruptor. Indonesia juga kaya akan ragam kenampakan topografi yang sangat tinggi. Dari 10 klasifikasi bentuk lahan yang ada di dunia, semua ada di Indonesia. Dan.. 8 diantaranya ada di Jogja. Ehm.. jadi bangga dong jadi wong Ngayogyokarto Hadiningrat *kibas-kibasin jilbab* Makanya nggak heran kalau DIY dinobatkan sebagai Provinsi dengan bentuk lahan terlengkap di dunia.


Di daerah sebelah utara ada kenampakan gunung api merapi, kemudian ada kenampakan pegunungan karst di Gunugkidul, beberapa sungai besar, pegunungan lipatan di Imogiri, serta kenampakan pesisir pantai di sebelah selatan.


Gumuk_3


Balik lagi ngomongi Gumuk, jadi, Gumuk adalah gurun pasir yang membentuk gundukan-gundukan pasir. Di dunia ini hanya ada 2 Gumuk, di Meksiko dan di Parangkusumo, Jogja. Gundukan ada yang bentuknya menyerupai bulan sabit, melintang searah garis pantai bahkan ada yang berbentuk bintang. Bentuk gumuk pasir itu konon kata om wikipedia dipengaruhi oleh arah angin dan penghalang material pembentuk berupa vegetasi.


Ceritanya begini, angin membawa pasir-pasir dari material vulkanis Gunung Merapi terbang ke arah laut. Material pasir yang beterbangan tadi menyatu dengan air dan menjadi pasir halus. Proses ini terjadi ribuan tahun, hingga membuat pasir-pasir halus terbentuk menjadi bukit pasir. Sayangnya, kamera saya tak mampu mengabadikan gambarnya. Terlalu terang malah jadi nggak terlihat. Kebetulan banget saya sampai di tempat pukul 12.00an. Masih panas. Hasil fotonya banyak yang nggak terlihat karena terlalu banyak pantulan cahayanya.


Meski panas menyengat, banyak hal kami lakukan di sana. Saya mengajak anak bermain pasir. Berlarian diatas pasir, perosotan dan sedikit banyak mengenalkan apa itu gumuk pada mereka.




[caption id="attachment_11050" align="aligncenter" width="547"]SAMSUNG CSC Foto prawed[/caption]

Panas menyengat ternyata tak berarti Gumuk sepi pengunjung. Banyak juga, lho yang mengunjungi Gumuk di siang bolong. Selain berjalan menyusuri gumuk, sebagian besar mereka yang datang untuk tujuan fotografi. Entah foto pra-wed, ataupun foto untuk model pakaian.


Sedikit menyesal karena saya tak menemukan Museum Geospatial Gumuk Pasir. Museum ini katanya menyediakan informasi ilmiah mengenai kondisi geospatial dan geografi Gumuk Pasir. Saya hanya menemukan laboratorium Gumuk. Pas mau masuk kata pak Satpamnya tidak dibuka untuk umum. Hanya untuk penelitian :(



 Sandboarding  di gurun pasir

Sanboarding? Belum familiar ya dengan istilah yang satu ini. Saya juga baru tahu pas googling lokasi Gumuk sambil jalan ke tekape.


Sanboarding itu ternyata jenis olahraga yang dilakukan di gurun pasir. Perlengkapan utamanya adalah papan seluncur yang mirip papan skateboard  dan papan surfing. Selain menggunakan alat seluncur, para Sanboarder biasanya juga menggunakan alat pengaman berupa helm serta pengaman tangan dan lutut saat beraksi. Pengen tahu teknisnya seperti apa? Yo..yo..silahkan disimak video berikut yak ^^


[youtube:http://www.youtube.com/watch?v=NQOlTGfyqd4]


Catatan: video sandboarding diambil dari youtube

You Might Also Like

18 komentar

  1. Gumuk beneran cuma ada dua di dunia mak? And we have one of them? Kayanya gue harus bilang WOW :)

    BalasHapus
  2. seneng banget ya mbak anak-anak main di gumuk

    BalasHapus
  3. Waah saya catet kalo ada kesempatan ke Jogja lagi, apalagi si mbareb berencana kuliah di jogja tahun ini.

    Kalo nggak salah tempat ini pernah digunakan lokasi shooting pilemnya Bang Haji oma irama

    BalasHapus
  4. seru banget, mba ika. anak2ku pasti seneng diajak ke sana main pasir.

    BalasHapus
  5. Anak2 bisa main perosotan di pasir, seru bangett ..

    BalasHapus
  6. ah gumuk yang bikin penasaran buat saya...soalnya cuma bisa liat di tipi doang....keren kayanya main sandboard...

    BalasHapus
  7. Waaahhh , kereen! Jadi pingin kesana.. Pdahal saya 5 tahun di Jogja, tapi belum pernah kesana :)

    BalasHapus
  8. Aku blom pernah lihat gumuk mbak :)

    BalasHapus
  9. Parangkusumo dekat dengan Parangtritis mbak?
    Aku dulu sekali pernahnya ke pantai twrakhir, tapi masih nggak ngeh ada gumuk pasir
    cuma sekedar main di pantai

    BalasHapus
  10. bisa2 gak mau pulang anak syaa kalau mainsrosotan di pasir ^_^

    BalasHapus
  11. kunjungan perdana dan salam perkenalan, silahkan berkunjung balik, barangkali berminat saya punya banyak vcd pembelajaran anak2, sangat cocok sekali untuk mengasah kecerdasan dan kemampuan anak serta membantu mendidik ,membangun karakter dan moral anak sejak usia dini, semoga bermanfaat dan ditunggu kunjungan baliknya, mohon maaf bila tdk berkenan ^_^ terima kasih

    BalasHapus
  12. Oh, barutau ada museumnya. DUlu kalau lewat sini takut karena masih sepi. Sekarang sudah rame aja, apalagi pantai Depok skrg juga hidup.

    BalasHapus
  13. Tambahan fasilitasnya makin banyak di Gumuk ya, Mba. Ada sanboard juga. Mba Ika nyobain gak?

    BalasHapus
  14. keren banget ih... kayanya lembuuut banget pasirnya :)

    BalasHapus
  15. subhanallah yah mbak..
    keren banget DIY punya landscape terlengkap, wow..
    kayaknya kalau ke Jogja lagi, Gumuk ini salah satu yg hrs dikunjungi..
    hehehe...

    BalasHapus
  16. keren ya mak,,,pasirnya sampai jadi gunung,,,

    BalasHapus
  17. kenapa aku baru tau di jogja ada gumuk ya? berarti ada tambahan alasan nih buat balik ke jogja lagi. hehe

    BalasHapus