Hunting Kuliner Khas Malang

13.37.00

Bepergian ke suatu tempat pastinya identik dengan hunting makanan khas setempat. Begitupun dengan saya. Sayangnya, kunjungan saya ke kota Malang kali ini, tak banyak kuliner yang saya coba. Cukup sulit menemukan makanan khas kota ini. Saat saya bertanya makanan khas daerah Malang pada beberapa orang yang saya temui, rata-rata mereka menyebutkan Rawon dan Pecel. Padahal boleh dibilang Rawon merupakan kuliner yang sangat mudah ditemukan diberbagai wilayah di Jawa Timur, sementara pecel, seingat saya merupakan kuliner khas Madiun.


Setelah saya mengubek-ubek kota Malang, akhirnya pilihan saya pun jatuh pada bakso Kota Cak Man dan ice creamnya Restaurant Oen.



Ice Cream Oen


Hujan rintik-rintik tak menghalangi saya dan ketiga krucil yang menemani saya siang itu untuk bertandang ke restaurant Oen. Restaurant yang telah berdiri sejak tahun 1930 itu terlihat ramai pengunjung. Tak hanya penduduk setempat, terlihat beberapa pengunjung merupakan wisatawan yang sedang mengunjungi kota Malang seperti saya. Di sudut ruangan saya juga melihat beberapa wisatawan asing sedang asyik ngobrol.


Sejak menginjakkan kaki di kota Malang delapan tahun lalu, ice cream Oen menjadi salah satu kuliner yang paling ingin saya cicipi. Sayangnya, dua kali mengunjungi restaurant ini, saya harus gigit jari karena nggak kebagian ice cream yang katanya super lezat. Walhasil, saya pun menggiring ketiga krucil yang saya ajak untuk mencicipi ice cream Oen ke Mekdi yang berada tepat di depan restaurant Oen. Oya, pengen tahu bagaimana penampakan ice cream Oen yang bikin saya ngiler? Nih, saya kasih lihat fotonya hasil pinjam punya tetangga.




[caption id="attachment_9329" align="aligncenter" width="512"]ES1 Ice cream Oen[/caption]

Hmm..dari gambarnya terlihat yummy banget, kan?


Meski tak bisa mencicipi ice cream Oen yang super lezat, saya masih bisa menikmati interior restauran Oen yang vintage banget. Khas tempo doeloe.




[caption id="attachment_9322" align="aligncenter" width="462"]Suasana restaurant Oen Suasana restaurant Oen[/caption]

Furnitur yang digunakan betul-betul mencerminkan suasana tempo doeloe. Kursi-kursi yang terbuat dari rotan ditata sedemikian rupa berdampingan dengan furnitur lain yang tak kalah jadul seperti piano disudut ruangan serta rak tempat mendisplay jajanan di dekat pintu masuk. Suasana yang dihadirkan nyaman banget, membuat pengunjung betah duduk berlama-lama, menikmati sajian sambil ngobrol bareng sahabat ataupun keluarga pastinya tambah seru.


Tak hanya itu, dinding restaurant juga dipenuhi dengan foto-foto lawas yang pastinya menambah kuat kesan tempo doeloe restaurant Oen. Kunjungan ke kota Malang tak lengkap rasanya jika tak mencicipi sajian ice cream Oen.



Bakso Kota Cak Man


CakMan


Kabarnya bakso Kota Cak Man telah memiliki 11 outlet yang tersebar di kota Malang. Bahkan kini, bakso Kota Cak Man juga bisa ditemukan di beberapa wilayah di Indonesia diantara Jakarta, Makassar, Surabaya, Batam, Kediri, Samarinda, Manado, Ternate dan beberapa kota lainnya. Meski demikian, tak ada salahnya mencicip bakso Kota Cak Man langsung dari asalnya yang beralamat Jl. WR. Supratman C1 Kav. 13-14 saat berkunjung ke kota Malang.


Cak Man3


Bakso Kota Cak Man memiliki keunikan tersendiri dibandingkan bakso lain yang tersebar diberbagai penjuru Nusantara. Jika bakso pada umumnya berisi pentolan daging, mie, pangsit dan irisan tahu, bakso Kota Cak Man memiliki berbagai variasi isi yang bisa dipilih sesuai selera kita. Jenis isian yang bisa dipilih diantaranya, bakso halus, bakso kasar, bakso jumbo, bakso koyak, aneka gorengan, siomay basah, tahu isi, goreng panjang balut usus, goreng rempelo ati, aneka jerohan/kikil, lontong, mie, su'un, tahu telur, tahu siomay.


Cak Man2 copy


Tak banyak varian yang saya pilih pada kunjungan kali ini. Demi kesehatan, saya kini mulai mengurangi masakan berbahan daging ayam dan daging sapi, dan lebih memilih olahan berbahan ikan laut. Varian isi yang saya pilih hanyalah bakso kotak, udang balur tepung dan bakso bulat ukuran sedang.



Repoeblik TelO


SAMSUNG CSC


Puas menikmati sajian kuliner khas Malang, saatnya mencari oleh-oleh untuk dibawa pulang ke tempat asal. Jika tak ingin membawa oleh-oleh aneka kripik buah ataupun kripik tempe, tidak ada salahnya kita membawa oleh-oleh berbahan ubi.


Dan, langkah kaki saya pun terayun di outlet penjual oleh-oleh yang kesemuanya berbahan dasar ubi. Pokoknya mau cari apa saja yang berbahan ubi semua ada! Mulai dari bakpia, keripik, mie, minuman, es krim dan aneka kue berbahan ubi lengkap di outlet ini.


Saya agak bingung dengan nama outlet ini. Di baliho depan tertulis BakpaO TelO sementara dibagian dalam saya temukan tulisan Repoeblik TelO. So, akhirnya saya pun menyebutnya Repoeblik TelO. Dan, salah satu oleh-oleh favorit saya yang bisa dibawa pulang yakni Bakpao.


Teloku


Bakpaonya ini asli enak banget. Teksturnya lembut dengan komposisi isi yang pas. Isi bakpao yang bisa dipilih yakni coklat dan kacang hijau. Saya membeli kedua varian isi agar tak penasaran bagaimana sedapnya kedua jenis isian.


Teloku1


Selain mencicipi bakpao yang super lembut, saya juga memesan juice telo. Rasa telo dipadu semriwingnya soda mengalir dikerongkongan saya saat panas matahari berada dipuncaknya.


SAMSUNG CSC


Tak puas dengan kesegaran juice telo, saya kembali memesan yang dingin-dingin yakni ice cream telo. Sekali jilat langsung terasa maknyes ademnya.


Puas menikmati kuliner khas kota Malang, saya pun capcuz pulang sambil membawa belanjaan oleh-oleh yang saya beli dari Repoeblik Telo.


Oya, nggak lupa saya bawa oleh-oleh kripik tempe yang saya beli di kampung penghasil kripik tempe.


Banner4

You Might Also Like

36 komentar

  1. Malang memang kota penuh kuliner dan tempat rekeasi yang mempesona ya jeng
    Bakso Malang juga terkenal di mana-mana
    Saya beberapa kali berbelanja Bakpao Telo
    Terima kasih reportase kulinernya
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
  2. Enak banget tuh mba.. udah semangat ngblog lagi yaa...

    BalasHapus
  3. saya pertama kali ke Toko Oen sekitar tahun 2010. rasanya enak, lezat dan seolah terbawa ke masa lalu. tempat ini sekarang selalu menjadi tempat favorit ketika ke Malang.
    salam.

    BalasHapus
  4. terakhir ke malang tahun lalu,hickz,,jadi kangen oen....nasi pecel kawi....bakso cak man....bakso samping brawijaya...kangen murid2ku,,heloeh hehehe.....7 tahun di malang,dan kali ini rasanya terobati rinduku mak :D

    BalasHapus
  5. huahhh, semua foto2nya sukses membuat diriku lapar ...

    BalasHapus
  6. Arep gawe belajar motret dan edit poto koyo Mbak Ika ah...hehehehe

    BalasHapus
  7. selalu suka cerita tentang wisata kuliner. membuat semangat makan. hehehe. tx, mbak.

    BalasHapus
  8. Jadi rindu Malang nih Jeng Ika..... Kumpul kelg desember kemarin dapat oleh2 handuk ungu dg bordir repoeblik telo. Baksonya bikin pengin Jeeeng....

    BalasHapus
  9. Paling ngiler ama baksonya deh, Mbak. Di Samarinda aja ya ada cabangnya, kagak ada di Balikpapan. Ihiks...

    BalasHapus
  10. haduuhh bakpaonya.. berangkat ke malang detik ini juga ah :D

    BalasHapus
  11. ituuu.. es krimnya bikin ngiler..

    BalasHapus
  12. Ngiler ngelihat foto-foto makanannya, apalagi baksonya :D
    Boleh jadi referensi nih, kalo suatu hari saya berkesempatan ke Malang.

    BalasHapus
  13. Ice Cream Oen memang enak, tapi itu kata aku sih Mbak. Kalau kata anak-anakku yang terbiasa dengan ice cream gelatto dan lain-lain ice cream jaman sekarang katanya kurang enak. He he he lain jaman lain selera mungkin ya . . .

    BalasHapus
  14. disini juga ad ambak bakso cak man

    BalasHapus
  15. Andai boleh makan eskrim, saya pilih eskrim. Hehehe. Baksonya benar2 khas ya, Mba. Ada rempelo ati mbarang. :D

    BalasHapus
  16. Duh, jadi kebayang-bayang es krim Oen. Betah deh lama-lama duduk di tokonya

    Lagi jalan-jalan di blognya Mak Ika untuk SB 2014. Good luck ya :)

    BalasHapus
  17. Enak banget baksonya...sayang waktu trip Malang tidak kesana *salah tempat :D

    BalasHapus
  18. Ice Cream Oen ini legendaris sekali... btw, template-nya keren...

    BalasHapus
  19. eskrim, bakso, bakpau~
    wah surga makanan~~~ XD

    BalasHapus
  20. keripik tempe dan buah apel seolah sudah menjadi icon utk kota Malang ya MBak?

    Pdhl di daerah lain jg ada home industi keripik tempe, tp tradmark keripik tempe msh dominan dgn kota Malan

    BalasHapus
  21. Pas aku ke Malang dulu aku sempat mampir ke Republik Telo... sayang gak sempat nyicip es creamnya. Aku juga pengen ke Oen saat itu, sayang gak ada waktu... jadinya keingingan nyicip es cream Oen baru terwujud waktu aku ke Semarang.

    BalasHapus
  22. wwaaa.... jadi ingat pulang ke malang nih.. bakwan soeta :D

    BalasHapus
  23. keliatannya Makanannya enak - enak... Jadi pengen ke Malang

    BalasHapus
  24. Info rekomendasi wisata kuliner yang unik di kota Batu Malang :
    • Steak & Sate Kelinci
    • Jagung&Pisang Bakar
    • Aneka sambal&masakan tradisional khas Jawa lainnya.
    Rasanya extra kuat, tapi harganya relative murah.
    Suasananya santai & romantis, cocok untuk nongkrong atau sekedar refreshing bersama keluarga.Berlokasi tepat diantara Jatim Park & Museum Angkut.

    WarungKhasBatu
    Jalan Sultan Agung 29, Batu, JawaTimur 65314 (Jatim Park 1 - Museum Angkut)
    Tel / Fax : +62 341 592955
    HP/SMS/Whatsapp: +6285707585899
    BB PIN : 746FFD7F
    www.TheBatuVillas.com/WarungKhasBatu
    www.Facebook.com/Warung.KhasBatu
    Lokasi : 300 m utaraJatim Park 1, 200 m timur Museum Angkut+
    https://www.google.co.id/maps/place/The+Batu+-+Villas+%26+Restaurant/@-7.879323,112.522552,17z/data=!3m1!4b1!4m2!3m1!1s0x2e78872cef15f127:0xc756168829419446


    NB : blogger / pengulas / reviewer kami undang uji coba, gratis !

    BalasHapus
  25. Waaah pengen baksonya mak, gede-gede gitu dan bermacam-macam, yummy banget keliatannya :9 kaya bakso malang gitu ya kalau di Bandung mah..

    BalasHapus
  26. Malang tu kota yang lumayan dingin alias sejuk, ternyata disana juga ada ice cream khasnya. Kalau saya ceritakan ke anak saya pasti suka sekali nih

    BalasHapus
  27. Toko oen jadi daya tarik tersendiri setiap ke malang ;-)

    BalasHapus
  28. saat masih kuliah dulu saya pernah sekali ke es krim OEN,pengen nyoba saja kayak apa sih es krim oen itu,pas lihat daftar harganya ternyata mahal gila,waktu itu tahun 2008 harga es krim paling murah 15 ribu,itupu es nya cuma sesendok,hahahahaaa rasanya juga sama kayak es krim pinggir jalan,wes pisan iki ae nang OEN.

    BalasHapus
  29. Sekedar info tambahan, dalam daftar menu Oen Malang menyediakan juga yang berbahan daging b***.

    BalasHapus
  30. Malang, kota kampung halaman saya itu mak :)

    BalasHapus
  31. Hai mbak, saya lagi blogwalking. Kalo ada judul kota Malang rasanya mau ikutan komen karena ingat rumah :) itu repoeblik telo bikin kangen rasanya dah lamaaaaa banget gak kesitu. Main ke malang lagi mbak? Mampir jalan sanan belanja oleh2 keripik :)

    BalasHapus
  32. Aku juga kangen sama bakpao-nya yang lembut

    BalasHapus
  33. kelewat satu itu :D bakso bakar pak man yang ada di dekat rumahsakit, dekatnya stasiun :D sekali coba pasti ketagihan!

    BalasHapus
  34. Besok kalau ke Malang lagi harus nyoba nih ^^

    BalasHapus
  35. sayang sekali ga nyobain bakso bakar yah? hehe padahal itu terkenal juga lho..

    BalasHapus
  36. […] tentang Bakpao ini terinspirasi dari postingannya Mba Ika. Adakah diantara kamu yang menjadi pecinta Bakpao? Rata-rata kadar kesukaan pada makan yang satu […]

    BalasHapus