[Rainbow] Pendar Warna Pelangi Hidup

17.12.00

Rainbow


Judul: Rainbow


Penulis: Eni Martini


Penerbit: PT Elex Media Komputindo


Terbit: Juli, 2013


Halaman: 201 halaman


Harga: 37.800


ISBN: 978-602-02-1609-6


***


Hidup terkadang seperti bermain Roller coaster. Belum puas mengamati keindahan dari atas ketinggian, tiba-tiba meluncur turun. Mengagetkan dan mengerikan. Tanpa sadar, kita pun berteriak-teriak seperti kesetanan. Begitu juga dengan kehidupan rumah tangga Keisha bersama Akna.


Akna, lelaki yang selalu merentangkan sayapnya untuk melindungi Keisha, berubah menjadi pribadi yang sangat berbeda. Semua berawal dari kecelakaan yang menimpanya. Kecelakaan yang mengharuskannya kehilangan kaki kanannya. Tragisnya, kecelakaan itu terjadi tepat di hari ulang tahun pernikahan pertamanya dengan Keisha.




"Kamu itu bidadari tanpa sayap, sayang, maka dari itu aku datang diciptakan Tuhan untuk menjadi sepasang sayap buatmu..."



Rainbow bercerita tentang pergolakan batin Akna dan perjuangan Keisha menghadapi goncangan rumah tangganya pasca kecelakaan yang menimpa Akna. Kecelakaan yang tak hanya menjadikan Akna pribadi yang rapuh. Akna juga berubah menjadi pribadi yang sangat tertutup. Perubahan sikap Akna tak dimengerti Keisha, pun mami Akna yang telah melahirkannya.


Akna terkungkung dalam keegoisannya, mengurung diri dalam kesendirian. Tak menginginkan siapapun mengganggunya, termasuk Keisha istrinya. Tanpa ia sadari, hal itu menyebabkan komunikasinya dengan Keisha terputus. Pun membuat rentang jarak antara ia dan Keisha.


Permasalahan lain timbul, kecelakaan itu juga menyebabkan Akna kehilangan pekerjaannya. Tak ada pilihan bagi Keisha, ia harus mandiri. Menguatkan sayapnya agar bisa terbang tinggi, menggapai matahari dan berdamai dengan takdir.


Akankah Keisha dan Akna mampu menyelesaikan permasalahan rumahtangga mereka? Ataukah permasalahan itu justru menjadi alasan mereka untuk berpisah?



***

Rainbow mengingatkan saya pada perjalanan pernikahan saya bersama suami tercinta. Delapan tahun sudah kami telah menjalani pernikahan. Dalam rentang waktu itu, tentunya beragam permasalahan muncul dalam rumahtangga. Tak hanya permasalahan remeh temeh, saya juga pernah mengalami sebuah permasalah yang membuat saya frustasi dan hampir membuat saya give up. Dan tanpa kami sadari, perceraian menjadi topik utama yang sering kami bicarakan. Untungnya, hal itu hanya menjadi masa lalu dan akan kami kubur dalam-dalam.




[caption id="attachment_7835" align="aligncenter" width="480"]Rainbowku Narsis di sawah depan rumah[/caption]

Alur cerita Rainbow ringan dan sederhana, hingga tak membuat pembaca harus mengerutkan dahi saat membacanya. Pas banget sebagai bacaan selama dalam perjalanan atau di waktu santai.


Kelemahannya yang mencolok adalah pada beberapa kalimat yang terkesan bertele-tele, seperti pada kalimat "Dalam mencari tempat untuk toko offline, dia beberapa kali wara wiri saat berangkat dan pulang kerja, dan melihat sebuah ruko dua lantai yang disewakan" di halaman 78. Kalimat Brug! dan Breeet dihalaman 14 juga bisa diganti dengan kalimat yang menggambarkan kata yang dimaksud agar lebih mengena.


Pergolakan batin Akna pasca kecelakaan pun kurang tereksplorasi. Saya belum bisa merasakan sepenuhnya goncangan batin Akna. Hal ini mungkin disebabkan kurang detailnya dialog Akna dengan dirinya. Ketergoncangan Akna banyak digambarkan dengan perubahan sikapnya seperti selalu ingin sendiri dan memecahkan kaca saat frustasinya memuncak.


Satu lagi kekurangan novel ini, covernya kurang menarik jika dibandingkan novel-novel lain yang banyak beredar saat ini.  Walaupun kualitas buku tak bisa dinilai dari covernya, pada kenyataannya cover buku memiliki peran penting untuk menarik minat pembeli.


Di atas segala kekurangan diatas, Rainbow memberi pelajaran bagaimana menyelesaikan persoalan rumahtangga. Tak hanya dibutuhkan kedewasaan berpikir dan bersikap, juga kemampuan berkomunikasi serta keterbukaan dengan pasangan.


***


Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Resensi "Rainbow"


banner-resensi copy

You Might Also Like

12 komentar

  1. Foto mba Ika bersama novel Rainbownya mana, Mba? Kayaknya itu salah satu syarat resensi juga.

    BalasHapus
  2. Belum sempet foto mbak. Ni juga belon aku daftarin kok :)

    BalasHapus
  3. kisah rainbow,,,,dalam dunia nyata banyak kisah yang serupa, saat seseorang yang menjadi tulang punggung keluarga menjadi hilang kemampuannya dan menjadi rapuh hingga membuat keluarganya berantakan.....nice review...semoga menjadi yang terbaik....salam :-)

    BalasHapus
  4. pasangan itu sering dikasih ujian hidup ya, kaya kecelakaan akna.. endingnya happy kan?

    BalasHapus
  5. makasih mba Ika...iya ini nant kalau sdh didaftarkan jangan lupa foto teruniknya dengan RAINBW yaaa :*

    BalasHapus
  6. Yah, seperti sinetron lah mbak ;)

    BalasHapus
  7. Terimakasih pak. Aaamiiin :)

    BalasHapus
  8. Salam kenal mbak ika, aq peserta resensi jugak hehehe, nice one mbak!

    BalasHapus
  9. Salam kenal juga. Mudah-mudahan sama-sama menang ya

    BalasHapus
  10. nice pic mba heheheh*foku ske pic bu caping

    BalasHapus
  11. Hi..hi..mudah2an futoku menarik para juri untuk menjadikanku pemenangnya :D

    BalasHapus