Tips Mudik Menggunakan Kendaraan Pribadi

16.09.00

[caption id="attachment_6240" align="alignleft" width="279"]mudik2 credit[/caption]

Bagi sebagian orang, mudik merupakan ritual wajib tahunan. Tak perduli macetnya seperti apa dan seberapa besar biaya  yang harus dikeluarkan.

Ada banyak alternatif kendaraan yang bisa dipilih para pemudik. Dari segi biaya maupun kenyamanannya, menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum  sejatinya tak jauh berbeda. Justru terkadang lebih banyak biaya yang harus dikeluarkan jika menggunakan kendaraan pribadi.

Saya sendiri sebenarnya lebih memilih menggunakan kendaraan umum seperti bus ataupun kereta kelas bisnis daripada menggunakan mobil pribadi. Menggunakan kendaraan umum memungkinkan saya dan keluarga memiliki lebih banyak waktu istirahat dibanding menggunakan kendaraan pribadi.

Berhubung tak ada mobil di tempat mertua, maka hampir setiap lebaran saya membawa mobil untuk bersilaturrahiin ke tempat sanak saudara yang rumahnya jauh dari tempat mertua. Berikut beberapa tips mudik menggunakan kendaraan pribadi.

Membawa obat-obatan

Obat-obatan yang wajib dibawa diantaranya, minyak angin, minyak kayu putih, bethadine, obat anti mabuk, obat turun panas dan beberapa obat pribadi lainnya agar nyaman selama dalam perjalanan. Jika sudah memiliki kotak P3K di dalam kendaraan, periksa kembali apakah obat-obatan didalamnya masih layak dan tidak kadaluarsa.

Cek kondisi kedaraan

Sebelum mudik, cek kelayakkan kendaraan. Sangat direkomendasikkan untuk membawa kendaraan ke bengkel resmi. Hal ini penting mengingat kendaraan merupakan tulang punggung perjalanan. Lengkapi pula kendaraan dengan peralatan tambahan seperti dongkrak, obeng, tang, kunci pas dan lain sebagainya agar tak kerepotan jika dibutuhkan saat dalam perjalanan. Jika perlu, bawalah sparepart cadangan seperti busi, sekring, tali rem dan ban untuk mengantisipasi jika terjadi kerusakan di jalan.

Istirahat

Hitung waktu yang diperlukan untuk perjalanan sampai di tujuan. Pastikan Anda cukup istirahat sebelum berangkat. Saat dalam perjalanan, jika Anda merasa lelah ataupun mengantuk, carilah tempat istirahat yang nyaman. Manfaatkan rest area yang terdapat di beberapa titik jalur mudik. Carilah informasi rest area jalur mudik untuk memudahkan Anda mencari rest area. Selama istirahat, jangan lupa melakukan relaksasi dan peregangan terutama dibagian kaki, tangan dan leher.

Hiburan

Mudik identik dengan kemacetan. Untuk mengurangi kejenuhan selama perjalanan, ada baiknya Anda membawa barang-barang yang sekiranya dapat mengurangi kebosanan selama dalam perjalanan seperti buku, MP3, gadget yang memiliki banyak aplikasi yang menhibur dan hiburan lain.

Power Bank


Komunikasi kini termasuk kebutuhan pokok, tak nyaman rasanya jika batre handphone mati dalam perjalanan. Walaupun di beberapa tempat peristirahatan (rest area) pemudik disediakkan chas gratis, tentu sayang jika waktu kita habis untuk menunggu giliran mengisi batre.

Camilan

Berhubung setiap kali mudik suami memilih perjalanan di malam hari untuk menghindari kemacetan, saya selalu menyediakan camilan, kopi, teh dan air panas untuk mengurangi rasa kantuk.

 

You Might Also Like

20 komentar

  1. power bank 'wajib' hukumnya Bu, drpd mobile phone mati :D
    kalau saya ada tambahan satu lagi Bu, tablet yg ada film, games, atau lagu anak, biar si baby bisa anteng lagi kalau mulai bosan/cape di kendaraan :)

    BalasHapus
  2. Ika Koentjoro31 Juli 2013 16.24

    Betul banget :)

    BalasHapus
  3. selamat mudik ya mba.. hati-hati dijalan..
    tips yang bermanfaat :)

    BalasHapus
  4. Ika Koentjoro31 Juli 2013 18.13

    Iya.. mulai packing nih :)

    BalasHapus
  5. Masih belom kebayang sih Mba kalo mudik dari ujung barat ke ujung timur Jawa pake kendaraan pribadi. Hihihi. Postingan ini bisa dijadiin checklist untuk persiapan mudik nih Mba. :)

    BalasHapus
  6. Ika Koentjoro31 Juli 2013 19.40

    Apalagi yang naik kendaraan dari ujung kulon ke wetan. Bener2 nggak kebayang dan niatnya bener2 kuat ya mas

    BalasHapus
  7. Sing nyupiri harus sehat, bugar, fit dan tidak dalam kondisi ngantuk. . . :)
    Met mudik, Mba. Saya di Banjarnegarta ajah. .. :)

    BalasHapus
  8. Ika Koentjoro31 Juli 2013 20.58

    Iya, sopirnya harus fit.

    BalasHapus
  9. Sebenarnya enak menggunakan mobil pribadi, karena bisa tau dan mengerti keadaan kesehatan sopir secara langsung. kalau menggunakan Bus gak tau bagaimana kondisi sopir, lebih parah kalau ugal2an.... Yang penting tips di atas dijalani + berdoa InsyaAllah selamat sampai tujuan ...

    BalasHapus
  10. Buat yg akan mudik, hati-hati di jalan. Ingat-ingat ya catatan Mbak Ika ini :)

    BalasHapus
  11. saya nggak mudik kemana-mana mbak hehe..
    semoga tipsnya bermanfaat buat meerka yang pada mau mudik.. :D

    BalasHapus
  12. Tips yang pastinya sangat berguna bagi pemudik Jeng. Cerita macet dan capeknya seru dan seolah bikin kapok tapi koq ya tetep diulang tahun demi tahun hehe, daya tarik mudik luar biasa. Sugeng sowan orang tua Jeng Ika, salam

    BalasHapus
  13. juga bawa GPS biar mudah nyari jalur alternatif. kalau saya mudik sengaja pas bukan lebaran, sengaja pilih sebelum idul adha atau pertengahan diantara keduanya. karena kesibukan suami di tempat kerja dan ongkos yang mahal...naik pesawat pas learan, kalau tiketnya nggak beli jauuuuuuh hari sebelumnya, payah nyari yang sesuai kantong.

    BalasHapus
  14. Makassii ukhti info.a.. :)

    BalasHapus
  15. Sayapun kalau perjalanan jauh lebih senang memilih malam hari dengan banyak pertimbangan. Dan biasanya saya harus mempersiapkan dengan matang, antar kondisi diri, kondisi kendaraan serta selama perjalanan.
    Jangan lupa ketika hendak berangkat berdo'a, juga selama perjalnan sambil berdzikir.
    Kalo ke Malang lewat depan rumah, monggo pinarak Mbak Ika

    BalasHapus
  16. wah mba... tampilan blognya berubah nih. baru lihat lagi.

    soal mudik dengan kendaraan... harus benar-benar perhatikan kendaraannya tuh mba. jangan sampai ada apa-apa di jalan. dan istirahat juga perlu. ada batasan kan kitanya dan juga kendaraannya.

    BalasHapus
  17. Pengen mudik, tapi bukan anak rantau sih.
    Hati-hati di jalan aja buat yg mudik.

    BalasHapus
  18. Berarti ndak mudik ya

    BalasHapus
  19. Small business breadmakers say that nothing else is
    progressing the job pertaining to potassium bromate.
    Budget friendly earnings margins level that you just
    can't manage to pay for to pay through marketplace wages.

    BalasHapus