Life is Never Flat

17.28.00

[caption id="attachment_2682" align="aligncenter" width="461"]doc. google doc. google[/caption]

“Tidak ada yang tetap di dunia ini selain perubahan”


(Heraklitus)



Perubahan dalam hidup ini sejatinya sesuatu yang biasa terjadi. Jika kita cermati, diri kita pun berubah. Mulai dari bayi, tumbuh menjadi anak-anak kemudian remaja, lalu dewasa dan jika masih diberi umur kita akan merasakan tua.

Walaupun perubahan sejati sesuatu yang lumrah, akan tetapi pada kenyataannya tidak semua orang mampu memahami dan mengelola perubahan yang terjadi pada dirinya.

Ada beberapa bentuk penyikapan orang terhadap sebuah perubahan.

Pertama, orang yang takut untuk berubah. Orang yang berada dalam posisi ini biasanya terjadi karena ia terlalu lama berada di dalam zona nyaman. Terlalu asyik dengan lingkungan tempatnya berada hingga ia tak menyadari bahwa ternyata dunia telah berubah. Ini tak ubahnya dengan nasib media cetak di Amerika yang satu persatu tumbang karena tergerus kemajuan teknologi informasi.

Kedua, orang yang mencoba untuk berubah tetapi saat terbentur dengan masalah ia memilih kembali ke posisi semula yang menurutnya lebih nyaman. Orang yang tidak memiliki kemauan keras untuk berubah ada dalam golongan ini.

Ketakutan akan kegagalan terlalu mendominasi pikirannya sehingga ketika kegagalan benar-benar menghampirinya ia menganggap semua sia-sia.

Lalu, apakah kita harus menghilangkan rasa takut dalam diri kita?

Sejatinya rasa takut yang dimanage dengan baik akan menjadi sinyal tanda bahaya yang menjadikan kita tetap waspada. Akan tetapi, sebagian besar orang terlalu memanjakan ketakutan yang dimilikinya sehingga ketakutannya itu menjadi bayangan yang menghalanginya untuk berubah.

Ketiga, orang yang senang mencoba formulasi baru untuk menghadapi perubahan alias suka sekali trial and eror dalam menghadapi perubahan. Orang dengan tipe ini akan cepat sekali menyesuakan diri jika perubahan menghampirinya. Ia memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk mengambil sebuah keputusan yang tidak umum atau yang sering dikenal dengan thinking out of the box.

Apa yang harus dilakukan?

Ubah mindset

Kita harus merubah mindset kita bahwa sesungguhnya perubahan itu sesuatu yang biasa terjadi. Perubahan bukan sebuah ancaman akan tetapi justru perubahan yang terjadi mungkin merupakan peluang terbaik yang harus kita ambil.

Anda kenal dengan Sandiaga S Uno? Ya, ia merupakan salah satu pengusaha muda sukses di negeri ini. Pada tahun 2011 menurut majalah Forbes ia termasuk orang terkaya urutan ke 37 se-Indonesia.

Siapa sangka ternyata Sandiaga S Uno pernah merasakan pahitnya di PHK tahun 1998. Menjadi pengusaha sejatinya bukan impiannya succes by accident ungkapnya dalam sebuah seminar. Setelah dua kali terkena PHK ia pun memutuskan untuk berbisnis.

Langkah yang ia tempuh seperti menabrakkan diri ke dinding karena ia tak memiliki pengetahuan dan latar belakang orang tuanya pun pengajar. Tapi siapa sangka, keputusan nekadnya mengantarkannya menjadi pengusaha sukses seperti sekarang ini.

Perhatikan perubahan yang ada

Perhatikan dengan seksama apa saja yang telah berubah dalam lingkungan kita. Sebagian besar dari kita terjebak dalam rutinitas yang sama hingga lupa memperhatikan bahwa lingkungan dimana kita tinggal ataupun lingkungan tempat kita bekerja telah berubah.

Sesuaikan diri dengan cepat

Ketika perubahan benar-benar terjadi, langkah yang perlu kita ambil ialah menyesuaikan diri dengan cepat dan bersegeralah mengambil tindakan

Nikmati perubahan

Nikmatilah perubahan yang datang. Saat kita berhasil melewati perubahan dengan sukses, sekecil apapun rayakanlah. Hargai sekecil apapun langkah kita untuk menghadapi perubahan.

A13F1565CD481AA8AB2D3E0EA0589ED5

 

 

You Might Also Like

45 komentar

  1. Heri Purnomo5 Maret 2013 17.39

    Perubahan saat ini memang sebuah keharusan ya Bu. Jika tidak, akan tergilas zaman yang semakin terasa cepat dengan-2 ditemukannya penemuan-2 baru dalam dunia ilmu pengetahuan dan teknologi.

    BalasHapus
  2. aq termasuk tipe yang takut perubahan mba. :(
    dan memang agak sulit beradaptasi dengan lingkungan, sulit menerima orang baru, sulit bergaul.

    Tapi yaaa sekarang sedang berusaha memperbaiki sebisa mungkin. Doakan mba.. ^^

    BalasHapus
  3. Coba baca juga tulisan saya "Mata Air Keberanian" mungkin bisa menambah wawasan Utie :)

    BalasHapus
  4. Betul sekali, saya sepakat :D

    BalasHapus
  5. Setuju, Mbak Ika. Banyak orang terlalu terlena berada di zona nyamannya masing-masing sehingga lupa untuk memperhatikan bahwa disekitarnya terjadi banyak perubahan.

    BalasHapus
  6. Iya pak Chris, tapi anehnya juga banyak orang tahu dunia telah berubah tapi ia malah mengutuk dunia tidak berusaha untuk membenahi diri :)

    BalasHapus
  7. Nah itu namanya keblinger ya Mbak :)

    BalasHapus
  8. Headlinenya jualan chitato ya:p

    BalasHapus
  9. Wkwkwk, susah cari judul mas :D

    BalasHapus
  10. Saya termasuk dalam orang yang memimpikan zona nyaman, aman tentram penuh dengan syukur kepada Sang Pencipta.

    Seperti beberapa Blogger yang mengunggah foto tentang perjalanan di negara maju terlihat semua tertata rapi, yang masih menjadi impian negara kita.

    BalasHapus
  11. mengahadapi perubahan, nikmati perubahan,..dan sukses !

    BalasHapus
  12. setuju banget :-D

    chitato life is never flat *apaan ya* hehehehe :-D

    BalasHapus
  13. Jadi ingat bukunya Rhenald Kasali "Change"

    BalasHapus
  14. Perubahan itu sunatullah, enjoy aja....

    BalasHapus
  15. What Time is it? Now, it's time to Change :)

    BalasHapus
  16. inspiratif sekali mbak.

    saya sendiri sudah lumayan lama meninggalkan masa2 ini dibelakang saya. masa2 yg bikin stress akut. bukan berarti skrg tidak mengikuti, tetep mengikuti tapi aplikasinya disesuaikan dengan kebutuhan, keterbatasan dan kenyaman saya :)

    salam
    &kayka

    BalasHapus
  17. Setuju deh sama mbanya hihi :D

    BalasHapus
  18. perubahan adlh sesuatu yg mau tdk mau, suka-tdk suka hrs senantiasa kt hadapi dan tentunya kt sikapi dgn arif... nice post !

    BalasHapus
  19. sama dengan hijrah gak mbak??? :-)

    BalasHapus
  20. Perubahan sesuatu yang tidak nyaman, Itu sebabnya, sedikit sekali orang yang benar-benar siap untuk mengambil kesempatan jika terjadi perubahan.

    BalasHapus
  21. Aku suka perubahan, aku gak takut berubah. karena waktu kecil aku sudah ditanami pikiran tentang perubahan, perubahan itu bagus selama untuk menolong sesama. seperti berubahnya "ksatria baja hitam, power rangers, spiderman dan lain-lainnya." :D

    BalasHapus
  22. Siapa yang bisa menyesuaikan diri dengan perubahan, dia akan sukses ... TFS mbak Ika ...

    BalasHapus
  23. bagus banget mbak.
    hmmm...
    trial n eror,.. sepakat.

    BalasHapus
  24. Yep perubahan itu sejati :)

    BalasHapus
  25. apakah kita selalu bisa tau saat sesuatu berubah.........????/

    BalasHapus
  26. Harusnya iya Sha. Kalo kita ndak tau berarti kita kurang perhatian terhadap sesuatu

    BalasHapus
  27. Rahasia sukses orang yang telah sukses :)

    BalasHapus
  28. Siiip, sepakat. Berubah atau mati!

    BalasHapus
  29. Wkwkwk, imajinatif banget :D

    BalasHapus
  30. Betul sekali mas. Padahal tidak semua yang awalnya pahit berakhir dengan kepahitan pula

    BalasHapus
  31. Asek, tambah anggota nich :)

    BalasHapus
  32. Sip, tapi tidak menutup kemungkinan suatu saat akan menghadapi situasi ini lagi khan?

    BalasHapus
  33. Enjoy aja, kaya' iklan rokok ya pak :)

    BalasHapus
  34. Tulisan ini terinspirasi dari buku "Who move my cheese" buku jadul banget :)

    BalasHapus
  35. Judulnya sama dengan kata2 yang ada diiklan chitato :)

    BalasHapus
  36. Ayo semangat meraih kesuksesan :D

    BalasHapus
  37. Kalo itu sich samaaaaa. Siapa sich yang ga pengen jalan2 ke luar negeri kaya blog tetangga :)

    BalasHapus
  38. life is always wave...seperti dinosaurus, punah meski berbadan besar tapi tak siap dengan perubahan... super sekali mbak

    BalasHapus