Spiritual Company #1

04.44.00

imagesIstilah Spiritual Company mungkin masih jarang kita dengar. Namun, beberapa perusahaan seperti UPS, Southwest, Starbucks, Timberland, Waroeng Steak n Shake, perusahaan minuman VO2, Hotel Sofyan dan Pandu Siwi Logistik telah menerapkannya.

Apa pengertian Spiritual Company?

Spiritual Company sendiri memiliki arti perusahaan yang membawa nilai-nilai spiritual ke dalam perusahaan. Ini berarti nilai-nilai spiritual menjadi ruh perusahaan.

Ada perusahaan yang menggunakan nilai spiritual yang bersifat universal berbagai agama seperti kejujuran, ketulusan, rendah hati, menghargai harkat kemanusiaan, rela berkorban demi kemaslahatan orang lain dan lain sebagainya. Akan tetapi ada perusahaan yang menerapkan nilai-nilai spiritual yang bersifat spesifik atau menerapkan nilai-nilai agama tertentu.

Dalam sebuah jajak pendapat yang diterbitkan USA Today menyatakan, 6 dari 10 karyawan lebih bersemangat dalam bekerja ketika perusahaan memasukkan nilai-nilai religi dalam perusahaan.

Lalu seperti apa prakteknya?

Jika UPS, Southwest, Starbucks dan Timberland menerapkan Spiritual Company untuk tujuan sustainable dan berumur panjang, Waroeng Steak n Shake, perusahaan minuman VO2, Hotel Sofyan dan Pandu Siwi Logistik lebih berorientasi pada ketaatan kepada Allah SWT.

Pandusiwi logistic misalnya, perusahaan yang bergerak dibidang paket kilat ini selalu memberikan reward berupa sejumlah uang kepada karyawan yang bisa menghentikan kebiasaan merokok.

Lain lagi kebijakkan yang diterapkan perusahaan minuman VO2 yang berada di kota Semarang. Perusahaan tersebut mewajibkan karyawan untuk shalat dhuha dan selalu dalam keadaan suci ketika berada di area pabrik.

Sementar Jody, owner Waroeng Steak n Shake mewajibkan karyawannya melakukan 4 hal yang tertuang dalam kesepakatan kerja (kontrak kerja).

Pertama, setiap karyawan wajib melaksanakan shalat wajib diawal waktu. Perlu dicatat, diawal waktu! Bukan tepat waktu. Jika tidak memungkin dilakukan bersama-sama atau berjamaah, maka dilakukan secara bergantian.

Selain shalat diawal waktu, perusahaan juga mewajibkan karyawan untuk melaksanakan shalat dhuha. Karyawan juga tidak diperbolehkan merokok. Selain itu, setiap outlet diwajibkan untuk mengkhatamkan tilawah 1 juz per hari.

Manfaatnya?

Menurut A Riawan Amin, ada enam manfaat ketika sebuah perusahaan menerapkan spiritual company. Pertama, perusahaan akan jauh dari berbagai kecurangan (fraud) yang mungkin terjadi akibat menghalalkan segala cara.

Kedua, meningkatkan produktivitas dan kinerja perusahaan. Ketiga, terbangunnya suasana kerja yang harmonis atau hadirnya sinergi diantara karyawan dan pimpinan perusahaan. Keempat, meningkatnya citra (image) positif perusahaan. Kelima, perusahaan menjadi tumbuh dan berkembang secara berkesinambungan (sustainable company). Keenam, menurunkan perpindahan (turnover) karyawan.

Penerapan spiritual company sebenarnya merupakan implementasi dari amar ma’ruf nahi mungkar dalam perusahaan. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Muslim,”Barang siapa diantara kalian melihat kemungkaran maka ubahlah dengan tangannya, jika dia tidak mampu maka ubahlah dengan lisannya, jika tidak mampu maka ubahlah dengan hatinya, dan demikian itu adalah selemah-lemahnya iman.”*

Seorang bos atau pimpinan memiliki kekuasaan atas karyawannya berarti punya kesempatan untuk merubah kemungkaran dengan tangan atau bisa diartikan dengan kekuasaaan yang dimilikinya.

Salam sukses :lol:

A13F1565CD481AA8AB2D3E0EA0589ED5

 

 

 

*Penggalan hadist dari Abu Sa’id Al Khudri Rashiallahu ‘Anhu, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda…..

You Might Also Like

26 komentar

  1. Luar biasa...
    saya pribadi belum pernah merasakan bekerja di perusahaan seperti yg disebutkan disini...
    salam,

    BalasHapus
  2. Terima kasih sudah berbagi mbak, saya baru mengetahui ada perusahan2 yang menerapkan spiritual company seperti yang mbak Ika jabarkan :).

    BalasHapus
  3. Sepertinya memang belum banyak yang menerapkan pak :)

    BalasHapus
  4. Memang belum banyak yang menerapkan. Tapi lebih mudah jika diterapkan diawal memulai usaha ataupun usaha kecil (UKM)

    BalasHapus
  5. hrs dipraktekan dan digalngkan nih... krn sukses itu tak hanya di dunia tp juga hrs diakhirat... :)

    BalasHapus
  6. klu melanggar gitu ada hukuman.nya gk mbk???

    BalasHapus
  7. Kerja di tempat seperti itu rasanya nyaman. Sebab, betapa tidak sedikit perusahaan yang "seakan" tidak memberikan kesempatan shalat kepada karyawannya (apalagi berjamaah).

    BalasHapus
  8. wah keren,, lebih berkah yg pasti

    BalasHapus
  9. saya sedang berusaha menerapkannya pada usaha saya mbak, minimal saya mulai dari diri saya sendiri

    BalasHapus
  10. Saya baru menerapkan wajib jilbab bagi karyawan putri, selain buat kebersihan juga..
    Thanks mbak... moga meningkat ke yang lainnya ya...
    Salammm...

    BalasHapus
  11. Sama mbak, semua berproses :)

    BalasHapus
  12. Iya,, Subhanallah banget dan tentunya penerapannya penuh perjuangan :D

    BalasHapus
  13. Betul sekali. Sedikit demi sedikit yang penting bergerak ke arah yang lebih baik :)

    BalasHapus
  14. Iya betul sekali. Damai dihati tentunya :)

    BalasHapus
  15. Pastinya ada. Bahkan ada beberapa yang tertuang dalam kontrak kerja. Jadi ya kalo melanggar mau ndak mau kena pecat

    BalasHapus
  16. ow, iya lebih baik memang ada hukumannya, klu gk ada ntar bisa di langgar ke enaknya

    BalasHapus
  17. Iya,, namanya juga peraturan. Harus ketat sanksinya biar ga' banyak yang melanggar

    BalasHapus
  18. Semoga makin banyak yang menerapkan begitu ya, paling tidak memberikan fasilitas mushola yang bersih dan nyaman

    BalasHapus
  19. Siip,, betul banget. Masih banyak tempat kerja yang fasilitas musholanya minim beudh

    BalasHapus
  20. Spiritual company, sebuah kedamaian yang akan menggiring jaminan sukses untuk seluruh stakeholder...patut ditiru dan jadi teladan.

    BalasHapus
  21. kebayang tenangnya kerja di spiritual company Mba Ika..

    BalasHapus
  22. Betul sekali mas Dhani. Nikmat lahir batin :)

    BalasHapus