Petualangan Bisnis Bob Sadino

05.07.00

Buku Petualangan Bisnis Bob sadino ini dikemas secara apik dalam bentuk komik yang lucu dan sarat dengan prinsip, pandangan serta kiat-kiat berwirausaha yang dimiliki Bob Sadino. Buku yang terbit tahun 1998 ini bahkan mampu membuka wawasan kita bahwa pengusaha sukses sekelas Bob Sadino pun mengawali semua dengan “berdarah-darah”. Tak ada yang instan, semua membutuhkan proses untuk tumbuh dan membesar.

Kunci sukses Bob Sadino ialah BERPIKIR SEDERHANA. “Saya tidak mau berpikir njimet. Lebih baik berpikir sederhana namun efektif daripada berpikir njimet tapi tidak efektif,” ungkapnya.

Dalam sebuah ilustrasi “Bob dan Perjalanan 1.000 Mil” tergambar jelas pemikiran Bob Sadino yang sederhana alias anti njimet.

Sebuah pertanyaan dilontarkan Om Bob,”Jika Anda mau melakukan sebuah perjalanan 1.000 mil, kira-kira apa yang akan Anda lakukan?”Jika Anda menjawab perlu dipikirkan transportasi, biaya dan waktunya, maka kira-kira kapan Anda akan sampai di tujuan?” ujar Om Bob.

“Kalo saya yang ditanya, maka saya hanya membutuhkan satu langkah. Mengapa demikian? Karena kelemahan orang yang penuh perencanaan ialah ia tidak segera melangkah,” tuturnya.

Petualangan Bisnis Bob sadino1Apakah usaha yang dijalankan Bob senentiasa sukses?

Jawabannya tentu TIDAK. Tidak semua bisnis yang ia jalani berjalan dengan mulus. Usaha kripik buah yang ia beri nama Krik Krak yang mulai ia rintis pada tahun 1988 terpaksa ditutup.* ini terjadi karena kelangkaan bahan baku. Padahal Bob rata-rata mengekspor 40 peti kemas pertahunnya.

Ia juga dihadapkan pada banyak kendala ketika beternak ayam. Diantaranya, penyakit yang menjangkiti ayam, pakan yang harganya semakin melambung dan factor cuaca yang menyebabkan banyak ayam peliharaannya mati.

Apa alasan Bob memilih agribisnis?

Alasan paling utama ia memilih agrobisnis ialah karena kepepet dan terjepit. Kepepet karena ia harus menghidupi istri dan anak-anaknya. Dan sungguh, tak ada rencana sedikitpun dibenak Bob saat memutuskan bergelut dibidang tersebut.

Diawal buku ini juga diceritakan sejarah singkat seorang Bob Sadino. Selepas SMA tahun 1953, Bob Sadino bekerja di Unilever. Setelah sempat bekerja pada McLain & Watson Coy ia pun memutuskan bekerja di keagenan PT Djakarta LIoyd sejak 1958. Saat bekerja di keagenan PT Djakarta LIoyd, 9 tahun ia berkelana ke Amsterdam dan Hamburg.

Setelah menikah dengan Soelami, ia dan istrinya memutuskan untuk tinggal di Indonesia. Bob meminta istrinya berhenti bekerja. Padahal gaji perbulan istrinya cukup untuk makan tiga atau empat bulan saat itu. Saat itulah dimulainya tahap pemiskinan seorang Bob dan istri.

Bob bertekad untuk mandiri dan tidak mau menjadi karyawan ataupun pegawai negeri. Uang sisa harta yang ia bawa dari Hamburg ia belikan sebuah mobil yang dipergunakan untuk usaha taksi.

Setelah mobilnya hancur tertubruk ia pun beralih profesi menjadi kuli bangunan dengan upah Rp 100 per hari. Cukup untuk beli gado-gado dan tahu. Hal ini berlangsung berbulan-bulan hingga suatu hari datang seorang teman yang memberinya buku poultry raising dan juga memberinya ayam. Sang teman memberinya “pancing dan umpan”.

Dari sinilah semangatnya untuk bangkit menggelora. Ia berpikir, jika ayam saja bisa memperjuangkan hidup, bisa mencapai target berat badan untuk bertelur, tentu manusia tidak kalah. Sejak saat itulah secara tidak sadar ia pun memulai berwirausaha.

Buku inspiratif ini mungkin hanya bisa teman-teman dapatkan di pasar loak. Karena usiannya sudah tua. Beberapa kali saya browsing diinternet pun tidak saya temukan. Sekelumit cerita dari saya mudah-mudahan bermanfaat buat teman-teman semua.

Salam sukses :D

A13F1565CD481AA8AB2D3E0EA0589ED5

.

.

Note;

*Karena buku ini terbit tahun 1998, maka usaha ini ditutup pada tahun-tahun sebelum diterbitkan buku ini.

You Might Also Like

60 komentar

  1. Suka dengan caranya berjualan telor

    BalasHapus
  2. Hi,,hi,,pak Sarib sudah baca juga bukunya ya. Btw, buku ini juga mengingatkan saya pada tulisan pak Sarib tentang seorang teman yang memberi semangat pak sarib. Namanya saya lupa.

    BalasHapus
  3. "kelemahan orang yang penuh perencanaan ialah ia tidak segera melangkah",

    hmm like it :D

    BalasHapus
  4. Dia lebih suka jadi orang bejo daripda orang pintar :-)

    BalasHapus
  5. Jadi penasaran sama isi buku ini

    BalasHapus
  6. wah... sptnya perlu dicari nih bukunya...

    seribu mil kesuksesan dimulai dari satu langkah kecil...

    BalasHapus
  7. Bob Sadino itu sampai sekarang masih jadi bahan perbincangan di kampus saya... karena dia bergerak di bidang Agribisnis... banyak yang pro dengan caranya, dengan sikapnya, namun banyak juga yang kontra dengan cara dan sikapnya.

    Saya sendiri? Tentu lebih di tengah-tengah... tapi buku ini sepertinya menarik, saya akan coba cari di beberapa pasar buku loak di deket sini... semoga masih ada, hkeke... :D

    Makasih rekomendasinya, mbak :mrgreen:

    BalasHapus
  8. Inspiratif sekali mbak postingannya :)

    BalasHapus
  9. Terimakasih El. Mudah2an bisa bermanfaat buat yang lain :)

    BalasHapus
  10. Silahkan mengubek-ubek pasar loak. Semoga beruntung :D

    BalasHapus
  11. oh iya tentang 3 orang anak SMP kah ?

    BalasHapus
  12. Ya, buku jadul pak. Usianya sudah 15 tahun. Ini termasuk koleksi buku saya yang sudah berusia tua :)

    BalasHapus
  13. Ranch Market, salah satu contoh toko favorit dan inspirasi milik Om Bob

    BalasHapus
  14. masih ada gak ya di gramedia?

    BalasHapus
  15. bukunya bagus.. harusnya penerbitnya berfikir utk mencetaknya lg.. atau mungkin krn skrng saking bnyknya buku bergenre seperti ini yaa..

    Mbak Ika punya koleksi buku?
    *salam semangat membaca :D

    BalasHapus
  16. thanks for sharing mbak.... masih dag dig dug..

    BalasHapus
  17. kenapa usahnya udah pada tutup? bukan berkembang?

    BalasHapus
  18. Maksudnya yang mana Sha. Ga paham nich :D

    BalasHapus
  19. Dag dig dugnya dibuang aja Jo :lol:

    BalasHapus
  20. Itu buku udah berumur 15 tahun. Penerbitnya entah masih ada pa ga' :)

    BalasHapus
  21. Pasti gak adaaaa mas. Cari di shopping kalo lagi beruntung mungkin ada. Itu buku udah berusia 15 tahun mas :)

    BalasHapus
  22. Yang itu saya malah belum tau. Thanks infonya ya :)

    BalasHapus
  23. Yang ini http://lambangsarib.wordpress.com/2012/09/23/joko-santoso-bagiku-he-is-a-real-hero/ pak :lol:

    BalasHapus
  24. true story.....

    Alhamdulillah sampai sekarang masih bersahabat baik. Termasuk anak dan istri kami.

    halah..... malah mbrebes mili aku.

    BalasHapus
  25. Saya juga mau daftar jadi orang bejo pak :D

    BalasHapus
  26. Saya suka baca tulisan pak Sarib yang lama-lama. Tapi berhubung bacanya pake BB ndak bisa komen. Banyak tulisan pak Sarib yang bikin saya terharu.

    BalasHapus
  27. benarkah ? terimakasih banyak yah......

    Semoga tambah semangat untuk menulis.

    BalasHapus
  28. Bener pak. Saya biarpun orang jawa ga suka basa basi. Suka ya bilang suka, kalo ndak sreg ya saya sampaikan dengan bahasa sehalus mungkin :D

    BalasHapus
  29. Saya mengerti, dari gaya bahasa di tulisannya kan memang tampak.

    Beberapa hari lagi ikutan GA yah,... semoga bisa kirim buku kado ulang tahun.

    BalasHapus
  30. Oke pak. Mudah2an saya dapet hadiahnya :)

    BalasHapus
  31. bagus mba ceritanya,,,,
    pasti bukunya juga bagus ya.... :D

    BalasHapus
  32. Betul, ni buku udah mau menginjak remaja. 15 tahun bo :)

    BalasHapus
  33. iya nih.... nanti coba browse deh.

    BalasHapus
  34. daku suka belanja di kemang loh beli ayam segernya.. beberapa kali lihat om bob sadino disana..
    btw, bukunya bikin penasaran nih.. ntar mo colekcolek om bob deh, mogamoga banyak stok bukunya..

    BalasHapus
  35. Wkwkwk, Om bObnya mungkin dah lupa mbak. Ni buku dah berusia 15 taon :)

    BalasHapus
  36. Kunjungan balik mba Ika :)

    Sepertinya aku perlu banget baca buku seperti ini mba Ika :)

    Soalnya dari dulu setiap kali mau mulai usaha maju mundur terus dan selalu teringat berbagai cicilan *cemen*...hihihi...

    BalasHapus
  37. Terimakasih kunjungan balinya. Berarti sekarang harus punya semangat maju tak gentar mbak :)

    BalasHapus
  38. kog bisa ika punya? kopiin dong.. *halah baru jadi kontak udah dipalak.. [mental preman keluar nih]

    BalasHapus
  39. btw, lihat backgroundnya uburubur kog inget willsmith ya..

    BalasHapus
  40. Om Bob adalah salah satu contoh orang sukses yang bertindak cepat dari pada berpikir nyelimet...
    .

    BalasHapus
  41. Betoel sekali. Yang penting melangkah, perkara nantinya bagaimana dipikir nanti :)

    BalasHapus
  42. Aku emang suka koleksi buku mbak *sok doyan baca buku*. Kemarin pas bongkar2 buku lama nemu nich buku :)

    BalasHapus
  43. menarik bukunya. emang bener itu yang dibilang si om bob. berpikir sederhana. kalo terlalu njlimet malah kebanyakan rencana dan takut gagal akhirnya gak jadi2. harus diamalkan cara berpikirnya bob sadino. :)

    BalasHapus
  44. Kapan mulai mengamalkan Ham :)

    BalasHapus
  45. *mikir, kapan aku pindah kwadran yah... belum berani ambil resiko ala pengusaha sejati

    BalasHapus
  46. Coba dikit2 dulu pindah kuadrannya mbak. Mulai nyambi kecil2an :)

    BalasHapus
  47. boleh pesen bukunya ga Mba kalo memang masih punya? hihihi..
    Btw makasih Mba Ika sudah berbagii.. :)

    BalasHapus
  48. Wah, untuk buku yang ini kayaknya sulit dech. Bukunya dah jadul banget, dah 15 taun umurnya :)

    BalasHapus
  49. waaah, terimakasih banyak yah sharingnya, sangat bermanfaat buat saya

    BalasHapus
  50. Sama2 :)

    BalasHapus
  51. saya minimalis furniture
    semangat bagi si penulis, infonya menarik

    BalasHapus