Kedekatan Ayah dan Anak Perempuan

20.10.00

[caption id="attachment_2078" align="alignright" width="223"]Obama dan putrinya doc. Google Obama dan putrinya doc. Google[/caption]

Ayah biasanya memiliki kecenderungan lebih dekat dengan anak laki-laki dibandingkan anak perempuan. Hal ini bisa dimaklumi karena terkadang mereka memiliki kesamaan karakter dan hobi yang memungkinkan mereka untuk berkegiatan bersama. Bagaimana dengan anak perempuan? Perlukan seorang ayah dekat dengan anak perempuannya?

Dalam buku Strong Fathers Strong Daughters, Meg Meeker, MD menyebutkan pentingnya seorang ayah dekat dengan anak perempuannya. Terlebih ketika putri mereka memasuki masa pubertas atau remaja dimana anak mengalami perubahan fisik, psikis, dan pematangan fungsi seksual. Dimasa ini pula anak mulai mengenal lawan jenis dan mulai jatuh cinta. Ya, biasanya kita menyebut dengan istilah cinta monyet.

Menghindarkan dari perilaku yang menyimpang

Budaya barat sudah sedemikian dahsyat berasimilasi dan mengikis budaya kita. Betapa kaget saya ketika saya menemukan sebuah status di FB dari seorang anak umur belasan tahun yang mengatakan,“Yang cantik tak bersegel, yang jelek masih bersegel. Pilih yang mana?yang kemudian dikomentari beragam oleh sahabat-sahabatnya. Inilah realita anak muda dan tantangan orang tua jaman sekarang.


Yang cantik tak bersegel, yang jelek masih bersegel. Pilih yang mana?



Seorang ayah harus selalu mengingatkan putrinya bahwa ia memiliki tubuh yang spesial yang harus dijaga agar tetap spesial. Tekankan padanya bahwa aktifitas seksual tidak bisa dilakukan dengan sembarang orang. Ia harus melakukannya dengan pasangan yang sah untuknya. Selain agama dan norma sosial tidak memperbolehkan, ini sebagai wujud bagaimana ia menghargai tubuhnya.

Meski pada awalnya sulit, tapi sebagai ayah hal ini harus dilakukan karena ayahlah laki-laki yang lebih ia percayai dibanding lelaki manapun didunia ini.

Selain seks bebas, narkoba juga menjangkiti generasi muda saat ini. Data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebutkan, pada tahun 2008 pemakai narkoba mencapai 3,6 juta jiwa. Sedangkan pada tahun 2011 telah mencapai 3,8 juta jiwa. Sementara data Komisi Nasional Perlindungan Anak menyatakan, pasien ketergantungan narkoba di rumah sakit mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2009 pasien berjumlah  2.090 jiwa dan meningkat menjadi 8.017 jiwa pada tahun 2011.

Disinilah peran sentral ayah sangat dibutuhkan oleh putrinya. Seorang ayah harus bisa menjadi pelindung bagi putrinya. Termasuk melindunginya dari jeratan narkoba. Dan tugas ini tidak akan berhasil manakala ia tidak memiliki kedekatan dengan anak gadisnya.

Jika anak memiliki  kedekatan dengan orang tuanya, maka mereka senantiasa menjadikan rumah sebagai tempat menyelesaikan permasalahan. Bukan pada teman-temannya yang mungkin akan menjerumuskannya. Ataupun pada narkoba yang akan mengancam jiwanya.

Memiliki Self Esteem tinggi

Ditengah tekanan budaya yang mengagung-agungkan tubuh yang kurus dan kecantikan lahiriah, seorang ayah harus selalu mendampingi putrinya, menanamkan padanya bahwa apapun yang dianugerahkan Tuhan padanya ialah yang terbaik. Seorang ayah juga harus membantu putrinya untuk menemukan potensi yang ia miliki tanpa mengharuskannya memiliki tubuh ramping dan kecantikan imitasi.

A13F1565CD481AA8AB2D3E0EA0589ED5

You Might Also Like

57 komentar

  1. psti senang yaaaaaaaa klo bs dekat dg ayah...klo saya lbh dkt sama mama mbak....

    BalasHapus
  2. materinya sama dengan yang disampaikan bu Elly Risman Mba Ika. Ayah memegang peranan penting sekali untuk tumbuh kembang anaknya. Sampai-sampai minimal 30 menit dalam seminggu harus diupayakan ayah melewatkan waktu bersama anak tanpa gangguan gadget atau apapun agar anak bisa tumbuh menjadi orang yang percaya diri dan memiliki karakter kuat.
    Lebih-lebih untuk anak perempuan, sebagai lelaki pertama yang dikenal, peran ayah sangat menentukan dalam segala hal yang Mba Ika tulis di atas.
    Maturnuwun sharingnya Mba Ika.. :)

    BalasHapus
  3. Terimakasih sharing ilmunya buat berdua, uraiannya cukup bermakna, cukup nyemak dan merenungkan segalanya.

    BalasHapus
  4. Saya anak perempuan yang lebih dkat sama ayah daripada sama ibu mbak :D

    BalasHapus
  5. Terkadang lelaki itu sulit menunjukkan rasa kasih sayang. Karena seringkali masih terstigma itu adalah tugas ibu. Padahal Rasulullah sendiri adalah orang yang paling baik perilakunya kepada keluarga...

    BalasHapus
  6. aku kirain selama ini yg lazim ayah dekat /lebih sayang ma anak perempuan. mereka lebih crnderung bermanja2 ama si ayah

    BalasHapus
  7. Saya pilih yang bersegel dan masih baik2 saja, Mba. :lol:
    Sesuai dengan pengalaman pribadi, semua anak lebih "takut dan manut" dengan ayah. Karena gertakan ayah tuh sangat WAW. ;)
    ini tidak bermaksud menyepelekan peran sang ibunda lho ya, mba. ;)

    BalasHapus
  8. Eh, mba.
    Koq belum ikutan GA saya? ;)
    Ikutan ya? Banyak hadiahnya lho. ^_*

    http://idahceris.wordpress.com/2012/12/20/give-away-langkah-catatanku/

    BalasHapus
  9. Seorang ayah juga perlu punya akun fb biar tahu perkembangan anak perempuannya

    BalasHapus
  10. aku malah gak dekat sama bapak mba hehe

    BalasHapus
  11. Aku juga gak deket sama Papa, apalagi semenjak ortu cerai :)

    BalasHapus
  12. Mbak mau tanya neh, kalau menurut mbak sendiri, sebagai anak perempuan. Merasa senang dan nyamakah deket dengan bapak? Figur bapak yang seperti apa yang disenangi anak perempuan?
    *lagi belajar buat mendidik Ai

    BalasHapus
  13. Aku dekat dengan ayah sih, karena kebetulan ada kesamaan profesi. Tapi sekarang anak-anakku, dua-duanya cewek, dekat juga sama aku :)

    BalasHapus
  14. Iya Izz, seneng bisa deket dengan ayah. Saya termasuk yang dekat dengan bapak

    BalasHapus
  15. Sebuah masukkan buat para bapak ya mas. Tanggungjawabnya tidak hanya mencari nafkah saja tetapi juga dalam pendidikan anak.

    BalasHapus
  16. Sama2 pak Sarib. Tapi dari segi pengalaman kayaknya lebih banyak pak Sarib nich :)

    BalasHapus
  17. Sama, saya juga anak bapak :)

    BalasHapus
  18. Betul mas Gethuk. Para bapak2 harus lebih terbuka dan banyak belajar lagi

    BalasHapus
  19. Ya mbak Ina. Tapi untuk urusan mendidik kaya'nya cenderung ke ibu. Biasanya bapak lebih kaku.

    BalasHapus
  20. Karena gertakan yang WAW juga kadang anak jauh dari ayah :D

    BalasHapus
  21. dari kemarin pengen ikutan tapi belum ada ide :(

    BalasHapus
  22. Yap, betul pak. Biar ortu tau dengan siapa saja anak2 bergaul :)

    BalasHapus
  23. Halah, kok bisa? Bapaknya laras sibuk ya :)

    BalasHapus
  24. Ry, kita sama. Korban Broken Home. Tapi bapakku beda, walaupun nikah lagi tetep deket sama anak2. Kadang anaknya diajak diskusi tentang permasalahannya. Tapi sekarang beliau sudah meninggal. Jadi rindu bapak nich :(

    BalasHapus
  25. Wah, pak chris di rumah ganteng sendiri nich :)

    BalasHapus
  26. Saya termasuk yang deket dengan bapak. Lebih dekat dengan bpk daripada ibu.
    Figur bapak yang melindungi dengan tidak otoriter yang didambakan anak perempuan. Kadang seorang ayah karena saking melindunginya jadi otoriter, lebih ke arah ayah yang dialogis.

    BalasHapus
  27. Matursuwun infonya mbak, aku akan belajar!

    BalasHapus
  28. Sepakat, mbak Ika. Mari, jadikan orangtua sebagai sahabat anak-anak. Prosesnya memang tidak mudah, karena itu lebih dari sekedar membangun komunikasi.

    Mengenai kedekatan anak-anak saya, kecenderungannya masih beda tipis antara mereka dekat dg ayahnya atau ibunya, karena kami bagi-bagi tugas dan peran, sehingga terasa berimbang waktu berkualitasnya dg mereka.
    Bagaimana kedekatan itu beberapa hari yg lalu telah saya saya sharing di blog dalam tulisan [dreambook].

    BalasHapus
  29. Tidak lah kita sama sama belajar saja. Semua demi anak anak kita dan anak negeri pada umumnya untuk kehidupan yang lebih baik.

    BalasHapus
  30. Heheheee,.. kalo curhat sma bpak mrasa lbih enak & nyambung

    BalasHapus
  31. aku pilih cantik dan bersegel... *nglunjak*
    alhamdulillah, sebagai anak perempuan tertua, aku dekat dengan Bapak. Inget, pernah aku berbuat kenakalan, trus bapak saking marah eh sayangnya sama aku, beliau kirim surat menyatakan perasaan dan kekhawatiran beliau. *hiks, jadi sedih*

    BalasHapus
  32. Anak perempuan tertua biasa lebih deket dengan bapak ya. Aku juga kok. Kalo nakal sich sama aja cuman Alhamdulillah masih bisa jaga diri :)

    BalasHapus
  33. Betul banget, namanya juga anak babe :D

    BalasHapus
  34. Wow, langsung dech cekidot. Saya menuju TKP, ke blog e njenengan maksudnya :)

    BalasHapus
  35. Turut berduka ya Mbak atas meninggalnya Bapak. Hanya doa dari seorang anak yang mampu terus terbawa :)

    BalasHapus
  36. Hahaha. . .
    Bener, tapi tergantung sama anaknya juga lho. ;)

    BalasHapus
  37. Memang susah mbak ngadepin anak cewek yang udah mulai puber. Meskipun saya cuma kakak, bukan ayah, tapi ngerasain. Emang budaya "media" itu benar-benar menyesatkan. Bagi yang gak kuat pegangan, bisa-bisa malah ngalir tanpa ada tedeng aling-aling. :)

    BalasHapus
  38. Iya Ry, sejelek apapun masa lalu orang tua kita, kita tetep harus taat pada mereka. Jangan pernah menyimpan dendam pada orang tua kita ya Ry.

    BalasHapus
  39. Betul, disinilah fungsi keluarga berperan penting ;)

    BalasHapus
  40. dadi pengen duwe anak wadon....

    BalasHapus
  41. Anak saya dua-duanya perempuan jeng dan sudah menikah.
    Orangtua memang harus lebih siaga menjaga putrinya.
    Terima kasih artikelnya yang bermakna
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
  42. Insyaallah orangtua kita selalu dalam lindunganNya :)

    BalasHapus
  43. relatif mungkin ya ... saya malah lebih dekat dengan Ibu dari pada bapak :)

    BalasHapus
  44. Wah, susah di prediksi emang kehidupan masa mendatang. Hihihihi

    BalasHapus
  45. Saya dulu jg lebih dekat dgn bapak mbak drpd dgn ibu

    BalasHapus
  46. Tapi juga perlu memberi batasan2 terhadap kedekatan tersebut. sebab, bukan berburuk sangka sih tapi kita juga sering mendengar berita2 tidak enak soal kedekatan ayah dan anak perempuannya.

    BalasHapus
  47. Yap, semua pasti ada batasan dan aturannya. Ndak mungkin bebas tanpa batas khan ;)

    BalasHapus
  48. Iya, cuman kalo deket sama bpk, karakter e lebih kuat kaya' e Mil.

    BalasHapus
  49. Betul pakdhe, kalo sudah menikah jadi lebih tenang njih pakdhe. Kata Alm bapak saya lebih plong rasanya jika semua anak perempuannya nikah semua.

    BalasHapus
  50. Sama, anakku juga laki2 semua :)

    BalasHapus
  51. Makasih ya sharing ilmunya,
    Tapi saya jadi berfikir: punya anak di jaman sekarang ribet ya mbak :-D

    BalasHapus
  52. Ribet tetapi tetep harus dijalani :D

    BalasHapus
  53. jadi klo anak laki-laki harus deket sama ibunya ya?

    BalasHapus
  54. Hmmm, kedua2anya. Sama seperti anak perempuan, bila seimbang antara ayah dan bunda jauh lebih baik. Cuman kenapa materi ini ditekankan karena masih banyak ayah yang beranggapan pengasuhan adalah area para ibu.

    BalasHapus