Misteri Kematian Adolf Hitler

18.06.00

Postingan ini merupakan rangkuman dari buku Rahasia yang terkuak Hitler mati di Indonesia karya Ir. KGPH. Soeryo Georitno, M.Sc demi memenuhi rasa penasaran sahabat blogger saya Ely. Beberapa waktu yang lalu Ely memposting tulisan Mengunjungi rumah bekas Adolf Hitler yang kemudian saya komentari jika Hitler mati di Indonesia. Karena penasaran, Ely meminta saya menuliskan bukti-bukti kematian Hitler di Indonesia.

Karena keterbatasan waktu, saya membagi tulisan dalam dua postingan, yaitu beberapa versi kematian Hitler dan bukti-bukti Hitler di Indonesia. Dalam tulisan yang kedua, saya akan banyak memuat foto-foto koleksi pribadi sang penulis mengenai Adolf Hitler. Harapan saya mudah-mudahan Ely dan teman-teman sabar menunggu postingan saya yang kedua :D

Beberapa versi kematian Hitler

  • Versi Jerman
[caption id="attachment_2305" align="alignleft" width="300"]Ht2 Foto sebelah kiri Hitler berumur 71 tahun dan sebelah kanan berusia 79 tahun[/caption]

Dalam versi ini, Hitler disebutkan tewas bunuh diri dengan cara menembak dirinya sendiri dan minum racun sianida pada 30 April 1945, saat Jerman diduduki oleh Uni Soviet. Menurut kesaksian salah satu perawat Hitler dan petinggi Nazi lainnya, Flegel, menjelang kejatuhan Nazi, Hitler semakin gelisah dan paranoid.

Pada tanggal 29 April 1945, untuk terakhir kalinya Hitler keluar dari kamar pribadinya didalam bunker. Wajahnya tampak semkin lusuh, tangannya yang selalu bergetar disimpan di balik punggungnya, dan tubuhnya semakin condong membungkuk ke depan.

Menurut Flegel, Hitler saat itu baru merayakan ulang tahun ke-56, tapi wajahnya tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Kepada para pembantu setianya, termasuk Flegel, Hitler mengucapkan selamat tinggal. Dia menyalami semua orang yang telah sekian lama menemaninya di dalam bunker. Hitler menanyakan satu sua pertanyaan singkat sebelum kembali ke kamar pribadinya bersama Eva Braun, wanita yang dinikahi Hitler 40 jam sebelum kematiannya.

Keesokkan harinya, sekitar pukul 15:30, terdengar tembakan dari kamar Hitler. Sang Fuhrer bunuh diri setelah minum racun sianida. Hitler menembak kepalanya, dan Eva Braun menghabisi nyawanya dengan minum racun sianida.

  • Versi Rusia

Seorang pejabat tinggi dinas rahasia Rusia, KGB, mengklaim bahwa Adolf Hitler mengakhiri hidupnya tidak dengan menembak dirinya, tetapi dengan meminum racun sianida. Seperti yang dinyatakan oleh Letnan Jenderal Vasily Khristofarov, staf arsip untuk dinas keamanan FSB Rusia,”Paramedis militer Uni Soviet kala itu telah memastikan, bahwa Hitler dan Eva Braun tewas setelah minum racun sianida pada 30 April 1945.

Terdapat sisa-sisa pecahan kapsul di mulut, dan aroma tajam kacang almond pahit dari jasad Hitler dan Eva. Jika terbukti benar, klaim pejabat KGB dapat meruntuhkan mitos Hitler menghabisi nyawanya dengan menembak diri sendiri di dalam bunker. Selain itu, keaslian sebuah pecahan tulang tengkorak yang diduga milik sang dictator yang disimpan lembaga arsip Rusia diragukan keasliannya.

  • Menurut pendapat umum

Analisis DNA telah dilakukan pada tulang tengkorak yang diduga milik Hitler oleh peneliti Amerika. “Kami tahu tengkorak itu berhubungan dengan seorang perempuan berusia antara 20 sampai 40 tahun,” kata ahli arkeologi Nick Bellantoni dari Universitas Connecticut, AS, dikutip dari Dailymail. Tulang itu kelihatan sangat tipis, sementara tulang tengkorak laki-laki cenderung lebih kuat. Dan persambungan di mana lempeng tengkorak itu menyatu, tampak berhubungan dengan seseorang yang berusia kurang dari 40 tahun. Sedangkan Hitler pada April 1945 berusia 56 tahun.

Bellatoni mengatakan,”tengkorak itu tidak mungkin milik Braun, yang berusia 33 tahun. Tidak ada laporan yang menyebutkan bahwa Eva Braun menembak dirinya atau ditembak,”katanya.

Dengan adanya hasil tes DNA tersebut, berarti sejarah kematian Hitler kembali menjadi sebuah misteri.

Adolf Hitler dan Eva Braun yang ada di bungker adalah palsu

Pada awal tahun 1944, menurut laporan dari agen-agen rahasia Inggris M15, Hitler selalu menggunakan orang lain untuk menyamar sebagai dirinya. Hal tersebut pernah terbukti ketika pada bulan Juli tahun 1944, saat itu Hitler dan Duber AS bertemu dan berbincang-bincang.

Pada bulan Oktober 1944, Hitler palsu berpidato di hadapan rakyat jerman untuk memberi semangat. Suara yang berpidato tersebut berasal dari suara asli hitler yang bersembunyi di dalam kamar di Reichstag, sedangkan Hitler palsu hanya berpura-pura berpidato.

Tindakan untuk memalsukan diri ini bertujuan untuk keamanan Hitler dari ancaman musuh. Hitler dan orang-orang terdekat seperti Heinz Linge, Menpen Goebbels, Himmler, Goring dan pimpinan tertinggi Gestapo saja yang mengetahui tentang Hitler palsu.

Bukti-bukti  Hitler berada di Indonesia dan mati di Indonesia

[caption id="attachment_2304" align="alignright" width="300"]Pernikahan dr Poch Pernikahan dr Poch[/caption]

Seperti yang ditulis di majalah Mangle, dalam stenografi Hitler yang diberi judul “Kurze zeitliche Darstellung der personlinchen Belangungen durc die Alliierten und lokalen “Autorintaten” in Salzburg 1946”, menceritakan tentang kaburnya Hitler dari Salzburg ke Graz, menuju batas Austria lalu ke Yugoslavia, selanjutnya ke Beograd, dari Beograd terus ke Sarajewo. Kemudian dari Sarajevo menuju Roma sampai menerima paspor dengan nomor 2624/51. Dengan paspor itulah Hitler masuk ke Indonesia.

Ada empat hal yang melatar belakangi Indonesia dipilih Hitler sebagai tempat persembunyian;

  • Indonesia tidak memilki hubungan diplomatic dengan Israel. Tidak adanya hubungan diplomatic antara Indonesia dan Israel menjadikan Israel sulit untuk masuk ke Indonesia untuk menangkap Hitler. Para tokoh Nazi yang bersembunyi di Amerika latin terbukti terendus keberadaannya oleh agen Israel. Seperti Adolf Eichman misalnya, ia bersembunyi di Argentina sejak tahun 1950 sampai 1960 dan diculik oleh orang Israel.
  • Tahun 1940-an Indonesia masuk ke dunia Internasional, dan pada saat itu pula Indonesia merupakan negara baru. Sebagai negara baru, tentu struktur kenegaraan, pemerintahan, dan system birokrasi yang baru memudahkannya masuk ke Indonesia.
  • Mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam yang anti Yahudi. Sikap anti Yahudi ini sama dengan sikap politik pemerintahan Indonesia yang anti Israel. Hal ini sama dengan sikap politik Hitler yang anti semit.
  • Perang Dunia II telah usai, sementara Indonesia pada tahun 1949 merupakan satu-satunya negara yang masih perang melawan Sekutu (musuh Hitler).  Sehingga masih sangat terlihat bagaimana politik Bung karno yang sangat anti Barat yang kemudian memisahkan diri dari dunia barat dengan membentuk politik Non-Blok. Hal ini sangat menguntungkan Hitler yang anti-bolsewisysteme.

Salam,

 

.

.

You might also like:

Prosesi Pernikahan Adat Jawa

Hotel Peninggalan Hamengkubuwono VII

7 Manfaat Temulawak

You Might Also Like

49 komentar

  1. liat di tanyangan tv swasta, ada cerita Hitler matinya di Indonesia... tapi ntahlah....

    BalasHapus
  2. ga sabar baca kelanjutannya Mba Ika..

    BalasHapus
  3. Wah..... baca ini sambil baca dunia elly semakin betah saja di dunia blogger.

    BalasHapus
  4. Wah menarik juga nih. Lanjutannya jangan lama-lama ya Mbak.

    BalasHapus
  5. Iya pak, mudah2an. Laptop baru masuk bengkel, mudah2an cepet jadi :)

    BalasHapus
  6. He,,he,,he,,persahabatan blogger :)

    BalasHapus
  7. iya mas, mudah2an bisa cepet posting lagi :)

    BalasHapus
  8. Ya, mudah2an benar adanya. Btw, dia mati dalam status sebagai Muslim :)

    BalasHapus
  9. mbak kalau mnrtku orang boleh menulis apa saja, dgn bukti bukti yg dikira benar, cuma buatku pribadi, Hitler ini khan penjahat dunia, kalau benar dia meninggal dan dikubur di Indonesia, knp tidak ada pernyataan resmi dari pemerintahan Indonesia ? juga tidak ada pernyataan resmi dari pemerintahan Jerman ? di sini saya belum pernah mendengar sedikitpun berita ttg kuburan Hitler di sana, andai semua itu benar, pasti byk stasiun TV sini yg berbondong bondong ke sana buat meliput, jadi mungkin saya baru percaya kalau memang Hitler dikubur di sana kalau sudha ada pernyataan resmi dari ke dua pemerintahan, tentunya dgn bukti bukti akurat mbak :)

    BalasHapus
  10. btw, makasih byk ya mbak linknya, juga postingannya :)

    BalasHapus
  11. mbak Ely, kesaksian bahwa Hitler itu meninggal dunia di Indonesia pertama kali saya baca di Harian Nasional Jawa Pos yg dimuat secara berseri pada tahun 1983, kemudian dimuat lagi th 1988. Berhubung saat itu saya masih SD, maka gak begitu intens ngikutin beritanya.

    Ada sebuah novel bagus, judulnya: "The Escaped" karya Rizki Ridyasmara, yang lebih banyak mengungkap fakta sejarah tentang Hitler dan pasukan tentara Nazi yang dikuburkan di komplek makam Nazi di Bogor. Banyak sekali catatan kaki dan foto-foto sbg bukti otentik yg disampaikan dalam novel itu. Saya rekomendasikan novel ini untuk dibaca.

    Baiklah, mari kita tunggu pemaparan selanjutnya dari mbak Ika. Monggo dilanjut, mbak :)

    BalasHapus
  12. Terimakasih mas Iwan atas tambahan informasinya. Kebetulan thn 1983 saya baru berusia 3thn, jadi belum bisa membaca Jawa Pos seperti anak2 sekarang yang pandai membaca diusia dini :)

    BalasHapus
  13. Semua orang boleh se7 atau tidak terkait hal ini El. Tapi sepengetahuanku kadang sejarah tidak ditulis sesuai dengan faktanya. Banyak alasan yang melatar belakanginya, contohnya politik. Seperti contoh, M Natsir, ia diakui sebagai Pahlawan Nasional setelah 100thn meninggalnya beliau. Di Orla dan Orba dia dianggap sebagai separatis.

    BalasHapus
  14. Mas Iwan, setiap koran juga bisa menerbitkan berita apa saja khan ? atau seseorang juga bisa menulis buku atau novel apa saja khan ? dengan atau tidak disertai bukti bukti yg dianggap mereka akurat. Sebagai pembaca tentu tidak setiap saat harus langsung percaya khan ? tak masalah yg mereka terbitkan sudah lama atau baru akhir akhir ini.

    Pertanyaannya , adakah reaksi dari pemerintahan Indonesia ? kalau ada, bisa kasih linknya ? ini Hitler lho mas, penjahat besar, masak andai kuburannya ada di sana pemerintah nggak bereaksi apa apa ?

    terus saya sudah lumayan lama tinggal di sini, suami saya juga orang sini, kok dia nggak pernah tahu sedikitpun ttg hal ini ? juga media Jerman ? andai Hitler mati di sana, kok nggak ada satupun berita yg kami dengar di sini ? orang sini setahu saya punya budaya fair mas, mereka tidak suka menutup nutupi, mereka suka bicara apa adanya, saat saya mengunjungi museum di bekas rumah Hitler juga tak disebutkan ttg kuburannya di sana ? terus saya harus percaya berdasarkan apa mas ? :)

    BalasHapus
  15. mbak Ely, mengenai reaksi dari pemerintah, pemerintah sendiri sampai saat ini masih tidak berniat mengecek kebenaran sejarah. Sehingga menjadikannya tetap misteri.
    http://nasional.news.viva.co.id/news/read/132345-istana_bicara_soal_hitler

    Saya tidak tahu di era kepemimpinan siapa kelak akan secara serius mengupas dan meneliti soal ini, hingga ada pernyataan resmi dari pemerintah.

    Di Indonesia ada blogger yang aktif mencari jejak-jejak Nazi & Hitler di seluruh dunia, termasuk jejak-jejaknya di Indonesia, namanya Alif Rafik Khan.

    Ketik aja dalam kolom pencarian blognya: hitler indonesia, maka akan banyak tulisan yang mengupas soal itu. Beberapa tulisannya menjadi rujukan media-media nasional, karena ia menelitinya secara intens dengan mendatangi lokasi2nya secara langsung, mengumpulkan bukti-bukti nyata dan upaya-upaya lainnya.
    Silakan baca-baca di sana. Kita semua juga tidak perlu buru-buru mengambil kesimpulan. Sekedar nikmati saja membacanya sambil minum secangkir teh hangat :)

    Dan semoga kelak misteri itu akan benar-benar terungkap.

    BalasHapus
  16. *baru nyadar, karena ada 2 links terkait reaksi dari pemerintah RI, komenku dianggap spam, nunggu mbak Ika nge-approve aja kalo gitu :)

    BalasHapus
  17. Boleh ikut gabung kan? :D
    Saya sudah baca kedua buku ini baik karya pak Ir. KGPH. Soeryo Georitno, M.Sc juga the Escaped karya Pak Rizki R.
    Antara percaya dan tidak terhadap kedua-nya. Yang jelas memag sejarah ditulis oleh para pemenang.
    Ktika saya memilih percaya, pertanyaannya sama dengan bu Ely, kenapa tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah baik Indonesia maupun Jerman. Padahal jelas siapa itu Hitler. Namanya sangat masyur dan perannya dalam sejarah sangat nampak. Jadi mana mungkin pemerintah kedua Negara akan tinggal diam dengan penemuan seperti itu. Lebih-lebih Amerika, tentu dia ingin ikut campur.
    Ketika saya memilih tidak percaya, kembali lagi pada fakta bahwa Hitler merupakan bagian dari konspirasi besar di dunia ini. Dan sejarah ditulis oleh para pemenang. Siapa pemenang saat ini? Kita tahu jawabnya. Nah bisa jadi memang kematian dia jika benar di Indonesia adalah dirahasiakan. Seperti itukah? Ditambah teori bahwa Indonesia adalah Atlantis yang hilang. Tentu keberadaan Hitler akan sangat ditutup-tutupi.
    Apalagi, saya baca di buku TheEscaped bahwa sebelum mati, Dr Poch yang diduga kuat adalah Hitler yang menyamar, dia sudah memeluk agama Islam. Seorang penjahat dunia, justru mati dalam agama Islam. Tentu hal ini bukanlah hal yang menyenangkan, jika itu benar.
    Kurang lebih demikian menurut saya. Maaf komen kepanjangan :D

    BalasHapus
  18. iya mbak, maka dari itu saya nunggu bukti , baru bisa percaya apakah ada reaksi dari pemerintahan Indonesia, juga pemerintahan sini mbak, yg setahu saya kok belum pernah ada, menurutku pribadi mbak, andai ada satu berita, saya lebih suka mendengar cerita dari ke dua belah pihak, bukan dari yang nerbitkan atau nulis kejadian itu saja spt ttg kuburan Hitler , dalam hal ini saya juga perlu tahu tentang reaksi pemerintahan kita, terus saya khan tinggal di negara di mana Hitler dulu berkuasa, wajar khan mbak kalau saya bertanya kenapa tak ada berita atau reaksi di Jerman ttg kuburan Hitler di sana, ini khan termasuk sejarah juga mbak yang harus ditulis dan diperbaiki di sini kalau memang kuburan Hitler benar ada di sana

    BalasHapus
  19. aku menunggu cerita selanjutnya :)

    BalasHapus
  20. Terimakasih mau bersabar menunggu :)

    BalasHapus
  21. Saya se7, kadang fakta sejarah tidak diungkap ke publik karena ada faktor X

    BalasHapus
  22. Permintaan sudah saya penuhi pak. Sudah saya hapus. Maaf baru nongol, laptop masuk bengkel, terpaksa ke Warnet :)

    BalasHapus
  23. Yap,, doakan segera bisa posting lagi :D

    BalasHapus
  24. wah wah,,, informasi menarin mba, di tunggu lanjutannya :D

    BalasHapus
  25. Mantep banget mbak (Y)
    Ditunggu postingan selanjutnya ^_^

    BalasHapus
  26. menarik sekali Mbak...

    semasa berkuasa, Hitler sering sekali menggunakan serep (double) orang yang mirip dirinya untuk mengelabui pandangan. karena itu, bukan tidak mungkin untuk memalsukan kematiannya.
    jika memang hitler mati di negeri kita, bukti yang lebih meyakinkan harus bisa ditunjukkan untuk menepis sejarah konvensional.
    dan memang pemenanglah yang akan menguasai sejarah, bisa menuliskan apa saja sesuai kepentingannya.

    menurut saya yang lebih penting lagi adalah mencegah atau setidaknya tetap waspada jika pandangan politik rasis yang mirip Nazi muncul lagi di duinia ini.

    ditunggu kelanjutannya Mbak.. ^^

    BalasHapus
  27. Betul sekali, hitler memang sering menggunakan serep yang mirip dengannya. Bukti-bukti dia meninggal di Indonesia sudah ada, cuman jalan untuk mengungkap fakta yang sebenarnya sepertinya masih panjang

    BalasHapus
  28. Febian galunggung26 Desember 2012 23.58

    Menglas sjrah klam indnesia g mbak

    BalasHapus
  29. Yap,, mudah2an Hitler mati dalam keadaan khusnul khotimah

    BalasHapus
  30. oh, bukan nya Hitler mati gara2 keselek biji salak?
    wekz..

    BalasHapus
  31. subhanalloh.. Hiltler masuk Islam? semoga sejarah yang benar akan terungkap.

    BalasHapus
  32. Aaamiiin, kita tidak pernah tau akhir kehidupan seseorang. Mudah2an kita termasuk yang khusnul khotimah :)

    BalasHapus
  33. Dasiyo Al-Muqodas5 Maret 2013 02.28

    Tentang Tulisan kematian hitler di Indonesia yang anti yahudi dijadikan kunci untuk masuknya yahudi di Indonesia. Internasional tahu bahwa Indonesia sebagai negara yang mayoritas rakyatnya muslim anti yahudi. Disimpulkan bahwa kematian Hitler dijadikan alat konspirasi barat untuk intervensi di Indonesia

    BalasHapus
  34. Terimakasih tambahannya pak :)

    BalasHapus
  35. Sangat menarik komentar-komentarnya.
    Bahwa Hitler disebut penjahat, itu hasil pembentukan public opinion.
    Ada pernah beredar yang katanya tulisan Hitler yang berbunyi kira-kira: "Sebetulnya saya bisa membunuh semua orang Yahudi, tapi saya sisakan beberapa, supaya dunia tahu mengapa saya melakukannya!"
    Nah, sekarang lihat saja apa yang diperbuat kaum Yahudi terhadap kaum Palestina.
    Silahkan tarik kesimpulan sendiri.
    Sama halnya dengan GW Bush yang dengan dalih penuh kebohongan, berhasil mengobrak-abrik Irak dan mendudukinya. Bila kepala negara lain melakukannya pasti diseret ke "pengadilan" internasional di Den Haag. Orang awam tahu kelompok mana yang berada dibalik para presiden Amerika Serikat termasuk GW Bush, sehingga dia bisa menjadi the invincible man.

    BalasHapus
  36. Tambahan yang eyang berikan begitu mantab. Terimakasih sudah mau berkomentar di blog sederhana saya :)

    BalasHapus
  37. Pernah juga baca KEMATIAN HITLER ternyata di Indonesia, tp yach entahlah klo menurut q... ok,support u...! thanks infonya...!

    BalasHapus
  38. pernah dengar juga rumor ini

    BalasHapus
  39. kalau sampai benar-benar di Indonesia, makamnya bisa jadi obyek wisata. Dengar-dengar di Ngagel Surabaya... :)

    BalasHapus
  40. Iya, kalau dibuku ini memang di Surabaya.

    BalasHapus