Hakekat Perjalanan

22.43.00


 “Katakanlah, berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari pemulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.”  (Qs. Al Ankabut[29]:19-20)

***

Ada banyak alasan seseorang melakukan sebuah perjalanan atau travelling. Dari yang sekedar ingin me-refresh pikiran dan menghilangkan kepenatan, perjalanan untuk menunaikan sebuah tugas, sampai perjalanan yang bersifat spiritual seperti mengunjungi tempat-tempat suci seperti Ka’bah di Mekkah. Pastinya akan banyak manfaat yang dapat dipetik tatkala kita melakukan sebuah perjalanan.

Dan dari sekian banyak manfaat dari sebuah perjalanan, ada yang patut kita garis bawahi bahwasannya apapun jenis perjalanan yang kita lakukan hendaklah perjalanan tersebut semakin mengasah kecerdasan ruhiyah kita.

“Katakanlah (Muhammad), “Bepergianlah dimuka bumi lalu  perhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang dahulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (QS. Ar-Rum [30]; 42)

Sesungguhnya perjalanan yang kita lakukan akan semakin mencerdaskan kita, jika dalam perjalanan yang kita lakukan terdapat  obsevasi atau pengamatan terhadap hal-hal yang kita temukan. Keindahan alam, keberagaman budaya dan gaya hidup, aneka masakkan ataupun nilai-nilai yang terdapat ditempat-tempat yang kita singgahi.

Ketika kita menyaksikan keindahan alam ini, kita dapat mengamati dan merenungi kebesaran Allah SWT. Gunung yang kokoh menjulang tinggi, memberi penyadaran pada kita betapa kecilnya kita.

Dan hendaklah disetiap perjalanan yang kita lakukan, mampu membuat lisan kita berkata, Subhana maa kholaqta hadza bathila.

Sesungguhnya dalam penciptaan langit-langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang sungguh ada tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang mempunyai akal.

(Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah saat dia berdiri, duduk dan berbaring, mereka memikirkan tentang penciptaan langit-langit dan bumi (seraya berkata) “Ya tuhan kami, tidaklah engkau menciptakan semua ini sia-sia. Maha suci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka. (QS Ali Imran [3]; 190-191)


You Might Also Like

0 komentar