Sup Kambing

18.26.00

Memasak daging kambing berbeda dengan memasak daging sapi ataupun ayam. Perlu trik tersendiri agar daging tidak berbau (prengus-bahasa jawa) dan tidak alot.

Untuk menghindari bau (prengus), daging kambing jangan langsung diolah setelah disembelih. Bungkus dengan handuk ataupun lap bersih kemudian simpan dalam kulkas dengan suhu 4 derajat celcius.

Daging kambing boleh di cuci terlebih dulu sebelum dimasak, akan tetapi harus segera di keringkan kembali menggunakan lap ataupun handuk bersih.Namun, hindarkan seminimal mungkin daging kambing dari air jika belum akan diolah.

Mentimun juga bisa kita manfaatkan untuk menghilangkan bau daging kambing. Ambil mentimun, potong-potong kemudian campurkan dengan daging kambing dan diaduk-aduk, diamkan selama 5-10 menit. Getah dalam ketimun bisa membuat aroma prengus daging kambing ini benar-benar hilang.



Membungkus daging kambing selama 10 menit dengan daun pepaya juga dapat mengurangi bau prengusnya. Daun papaya mengandung enzim yang bisa memecah protein daging, sehingga membungkus daging kambing dengan daun papaya yang sudah diremas selama 10 menit juga dapat membuat daging lebih empuk.

Idul Adha tahun ini, saya dan keluarga tidak mengolah daging kambing menjadi sate. Rencananya daging kambing akan diolah menjadi sup dan gule agar bisa dibagi-bagikan ke tetangga dalam kondisi sudah matang. Setelah bertanya sana sini, akhirnya saya menemukan resep untuk membuat sup kambing disini.

Sup Kambing
Bahan:
1 liter air
500 g tulang-tulang kambing dengan sedikit daging
1 cm jahe, memarkan
2 lembar daun salam
1 batang serai, memarkan
3 butir cengkih
10 butir merica putih
3 buah klabet
1 batang daun bawang, potong kasar
1 batang seledri, potong kasar
100 g wortel, potong kasar
75 g buncir, iris kasar
Haluskan:
3 siung bawang putih
3 butir bawang merah
2 sdt garam
Pelengkap:
2 sdm bawang merah goreng
2 buah jeruk limau
sambal rawit merah

Cara membuat:

Didihkan air, masukkan tulang kambing. Kecilkan api.
Angkat busa dan kotoran yang ada di permukaan kaldu.
Masukkan bumbu-bumbu dan bumbu halus.
Masak terus dengan api kecil hingga daging kambing lunak dan kuahnya bening.
Tambahkan daun bawang, seledri, wortel dan buncis.
Didihkan hingga sayuran layu. Angkat.
Sajikan panas dengan Pelengkapnya.

Gule Kambing
Bahan:
250 g daging kambing, potong-potong
500 g aneka jeroan (limpa, babat, paru, usus), potong-potong
2 sdm minyak sayur
2 lembar daun jeruk
1 batang serai, memarkan
2 butir cengkih
1 buah kapulaga
2 cm kayu manis
1 cm lengkuas
1 lembar daun salam
500 ml santan
Haluskan:
6 butir bawang merah
3 siung bawang putih
2 buah cabai merah
3 butir kemiri
1 cm jahe
2 cm kunyit
1 buah cabe Jawa
½ sdt merica butiran
½ sdt ketumbar
¼ sdt jintan
½ sdt adas
2 sdt garam
Pelengkap:
Acar mentimun rawit
Bawang merah goreng
Kecap manis

Cara membuat:
Rebus daging dan jeroan kambing secara terpisah hingga hampir lunak. Angkat daging dan jeroan, masukkan ke dalam panci. (kaldu daging bisa dipakai).
Tumis bumbu halus hingga wangi.
Masukkan bumbu lainnya, aduk rata. Angkat
Tuangkan ke dalam panci berisi jeroan dan daging.
Tuangi santan, didihkan dengan api kecil hingga bumbu meresap.
Angkat. Sajikan hangat dengan Pelengkapnya.

Selamat mencoba :)

You Might Also Like

47 komentar

  1. jadi laper mbak lihat fotonya :)

    BalasHapus
  2. pas waktune maem awan.. :)

    BalasHapus
  3. He,,he,, jangan ngiler lho mas

    BalasHapus
  4. Liat fotonya aja udah laper,, apalagi tersaji didepan mata :D

    BalasHapus
  5. liat photonya jadi pingin mbak hehe

    BalasHapus
  6. Cari-cari rumahnya Mbak Ika ah . . . siapa tahu kebagian sup dan gulenya :D

    BalasHapus
  7. Hayuk pak,, sini makan bareng2 :D

    BalasHapus
  8. katanya makan kambing gak boleh byk2 ya mbak?

    BalasHapus
  9. Makasih Mba Ika untuk tipsnya. Saya males makan daging kambing karena bau prengusnya itu loh. Dapet tips dari sini semoga bisa ngilangin baunya itu.. :D

    BalasHapus
  10. ya seperti pesan RasulullahSAW, secukupnya :) Btw, kalo di arab 1 kambing untuk 4 orang lho! tapi ga' rakus kaya' kita, ampe' jeroan2an dimakan :D

    BalasHapus
  11. Iya,, silahkan dicoba. Kalo udah mateng kirim ke t4ku ya ;)

    BalasHapus
  12. ngeces ces cessss tapi ga bisa makan kambing :cry:

    BalasHapus
  13. Kenapa? Darting pa kolesterol tinggi?

    BalasHapus
  14. tanggungjawab mbak, jadi kepengen nih :(

    BalasHapus
  15. bersiap2 menanti nahar kambing ni Mbak..?? hehehe minimal dapet kiriman dari tetangga ato sodara yang kurban.. hhe:)
    sangat menginspirasi.. :)

    BalasHapus
  16. Jangan cuma ngarep dari tetangga. Lebih baik kitanya yang bagi-bagi buat tetangga :)

    BalasHapus
  17. Sup dan gulenya terlihat lezat banget... :-)

    BalasHapus
  18. Wah andai aja bisa makan kambing, sayang bqt ga suka kambing :(

    BalasHapus
  19. ****Permisi...Mampir Balik ^____^ ****

    wah jadi tetangga yang kebagian dikirimin ga ya *hhahaha ngarep...
    dulu sih mama ku kasih tau buat bikin kambing ga bau prengus jangan dicuci *tapi ga mungkin la ya...akhirnya cuci juga n dikasih air jeruk...(thanks tips lainnya mba)

    BalasHapus
  20. Iya, sama2. Terimasih kunjungan baliknya :)

    BalasHapus
  21. iya lihat photonya aja bikin ngiler,,
    izin save resepnya ya mba..:)

    BalasHapus
  22. lapeeeerrr....
    btw, klabet ntu apa ya???

    #malu2in,, ngaku emak2 g tw klabet,, hehe...

    BalasHapus
  23. Wih, pake cengkeh, kapulaga, kayumanis segala, pasti nggak amis deh ini sup-nya..

    Ajarin saya masak, Mbak..

    BalasHapus
  24. Warnanya kuning sedikit oranye, bentuknya kecil dengan tekstur yang sedikit keras. Bijinya yang berbentuk persegi inilah yang sering digunakan untuk membuat acar, pasta, ataupun bumbu kari. Untuk lebih jelasnya tanya mbah google ya :)

    BalasHapus
  25. waduuuww...adalah salah liat postingan ini jam setengah duabelas siang....lafaarr melanda...hikkss...kedemenan lagi tuh sop kambing :D

    BalasHapus
  26. pasti mantaf kalo udah jadi...

    BalasHapus
  27. pantesan kambing gak suka air ya mbak, kalau kena air dagingnya gak enak :P hihihi

    kalau aku gak suka daging kambing mbak.. aneh menurutku rasanya >.<

    BalasHapus
  28. baru tahu mbak tuk menghilangkan bau prengus. trims ya

    BalasHapus
  29. Hmmm,, apa karena prengusnya niee. Btw, tukeran link ya niee :)

    BalasHapus
  30. Iya,, saya juga ndak ahli masak. Baru belajar juga :D

    BalasHapus
  31. tukeran gimana mbak? Aku di blog gak pajang link listblog soalnya >.<

    BalasHapus
  32. Slurrrrrrppppp wahhhh laper kak ;D

    BalasHapus