Waspadai Gejala DBD

13.40.00



Gejala awal penyakit demam berdarah dengue (DBD) biasanya tubuh mengalami demam secara tiba-tiba (umumnya diatas 38 derajat Celcius). Selain demam akut selama 2-7 hari, gejala lain yang biasa terjadi yaitu pendarahan. Tanda-tanda pendarahan ini terlihat dari munculnya bintik-bintik merah dikulit, atau pendarahan di mulut, hidung atau tinja. Pada pemeriksaan darah, biasanya penderita akan mengalami penurunan kadar trombosit hingga dibawah 100 ribu per millimeter kubik darah.



Secara umum ada tiga fase yang dialami yakni fase deman, kritis dan penyembuhan. Fase kritis biasanya terjadi pada hari ke-4 dan ke-5 perjalanan penyakit dan berlangsung selama 24-48 jam. Pada fase ini penderita harus mendapatkan asupan cairan yang cukup agar terhindar dari risiko perdarahan. Pemberian cairan yang cukup merupakan salah satu upaya untuk menghindarkan penderita dari bahaya dengue shock syndrome (DSS) yang mematikan.

Kini penyakit DBD perlu diwaspadai karena kadang muncul tidak dengan gejala-gejala yang khas. Kadang muncul dengan gejala-gejala yang mirip penyakit lain. Sebut saja misalkan radang tenggorokan. Jangankan pasien dan keluarga, dokterpun bisa terkecoh. Jika hal itu terjadi dikhawatirkan akan berakibat pada keterlambatan pertolongan yang berakibat fatal.

Selain nyeri tenggorokan, waspadailah gejala-gejala nonspesifik lain yang menjurus pada penularan virus dengue seperti pilek, batuk, sakit kepala hebat, kembung hingga diare dan susah BAB. Artinya, jika demam disertai salah satu atau beberapa gejala tersebut segeralah periksa ke dokter. Jika memungkinkan mintalah pada dokter untuk cek laboratorium untuk mengetahui positif atau negative terkena virus demam berdarah dengue (DBD).

Menurut dr Aru Sudoyo SpPD KHOM konsultan hematologi dan onkologi medic dari RSCM, gejala-gejala DBD yang tidak khas ini sangat mungkin terjadi dikarenakan kondisi satu orang dengan lainnya berbeda. Artinya tidak semua orang terserang penyakit tertentu menunjukkan gejala yang sama. Kadang dalam tubuh seseorang memiliki kerentanan tertentu sehingga gejala itu bisa berubah.

Menurut Aru, reaksi tubuh terhadap suatu penyakit sangat bervariasi. Hal itu juga ditentukan daya tahan tubuh seseorang. Semakin lemah daya tahan tubuh seseorang reaksinya akan semakin cepat.

Segeralah pergi ke dokter jika mengalami panas tinggi dengan tanda-tanda yang khas maupun tidak khas seperti tersebut diatas. Waspadai jika dalam tiga hari panas badan masih naik turun. Segera minta dokter untuk cek laboratorium agar segera diketahui positif tidaknya pasien terserang DBD.



 

 

 

 

Gambar diambil disini

You Might Also Like

0 komentar