Karpet si pemanis lantai

00.02.00


Banyak orang menggunakan karpet sebagai elemen dekoratif untuk mempercantik lantai. Karpet juga digunakan untuk mendukung terciptanya sebuah konsep suasana ruangan. Selain itu, unsure kenyamanan dari karpet yang menjadikan alasan utama penggunaannya. Dibalik keindahan dan kenyamanannya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Sesuaikan ukuran

Sebelum memutuskan untuk membeli karpet, sesuaikan ukuran karpet dengan luas ruangan yang ada. Hal ini untuk menghindari kesan njomplang alias tidak seimbang. Untuk ruangan keluarga dengan sofa tiga dudukan, gunakan karpet dengan ukuran 170*230cm. Jika ukuran ruang kecil, hindari menggunakan karpet ukuran besar dan tebal. Pakailah bulu sedang atau tebal, tapi ukuran kecil. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan jika ingin menggunakan karpet untuk melapisi seluruh ruangan, usahakan ventilasi ruangan betul-betul dalam kondisi baik. Setelah karpet dipasang, ruangan jangan digunakan setidaknya dalam 72 jam.

Serasikan dengan furniture ruangan

Memadupadankan karpet dengan furniture ruangan sangat diperlukan. Hal ini agar karpet dapat tampil serasi dengan elemen interior di dalam ruangan. Ukuran, model dan warna karpet harus diperhatikan. Pilih warna yang selaras dengan warna furniture atau sengaja “tabrak” warna untuk menampilkan kesan kontras. Warna-warna yang mencolok atau warna warni cocok digunakan untuk bangunan modern yang menggunakan warna-warna netral pada dindingnya. Untuk ruangan berfurnitur polos, dapat dipakai karpet yang memiliki motif, baik klasik maupun modern. Pemilihan warna juga tergantung dengan suasana ruangan yang inginkan. Warna-warna netral seperti coklat dan abu-abu akan membuat ruangan terasa hangat. Sementara, warna merah, ungu, hijau atau biru akan membuat ruangan lebih ceria dan menghilangkan kebosanan.

Perawatan

Seperti perabotan lainnya, karpetpun perlu dirawat agar terjaga keindahan dan kebersihannya. Bersihkan karpet dengan vacuum cleaner minimal 3 kali dalam seminggu. Usahakan mencuci karpet setiap 6 bulan sekali agar terjaga kebersihannya. Jika karpet terkena ompol, bentangkan karpet pada kedua sisi lebarnya sehingga menggantung, kemudian siram dengan air panas (boleh yang mendidih) pada bagian karpet yang terkena kencing atau ompol. Tukar karpet 6 bulan sekali agar warnanya tidak memudar. Tetapi jika terlanjur memudar, taburi dengan garam dapur sebanyak mungkin. Diamkan sekitar 1 jam, lalu sedot dengan vacuum cleaner. Cara tersebut cukup ampuh membuat warna karpet “hidup”  kembali.


Gambar diambil disini

You Might Also Like

0 komentar