Kerupuk Bambu

20.02.00

Tanaman bambu sangat banyak terdapat di Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Meskipun kaya manfaat, pohon bambu belum dimanfaatkan secara optimal. Masyarakat lebih sering menggunakan batang bambu yang sudah tua untuk keperluan bangunan ataupun kayu bakar. Sedangkan batang yang masih muda (rebung) dimanfaatkan untuk membuat sayur lodeh. Belum terpikir untuk mengolah daun bambu menjadi makanan. Padahal di negara Cina daun bambu sudah banyak dimanfaatkan untuk obat beberapa penyakit diantaranya Asam Urat. Hal inilah yang menginspirasi masiswa UNY untuk mengolahnya menjadi kerupuk yang mereka namai Kedapring.
Bahan-bahan yang diperlukan antara lain;

500 gr Tepung tapioca
100 gr Tepung terigu
35 gr Bawang putih
25 gr Garam
35 gr Gula Pasir
1 sdm Kapur sirih
350ml Air
Beberapa Lembar daun bamboo yang masih muda. Daun bamboo yang masih muda berwarna hijau terang.
Cara pembuatannya;
  • Rebus daun bamboo dalam air yang mendidih untuk menghilangkan bulunya (lugut dalam bahasa jawa). Setelah itu, daun bamboo dihaluskan menggunakan blender dengan sedikit campuran air.
  • Campurkan tepung tapioca, tepung terigu, bawang putih yang sudah dihaluskan, garam, gula. Aduk rata.
  • Campurkan bamboo yang sudah dihalukan kedalam adonan, tambahkan air secukupnya.
  • Aduk adonan hingga menjadi kalis dan tidak lengket di tangan kemudian cetak secara merata kedalam besek
  • Kukus dalam dandang sampai benar-benar matang hingga adonan berwarna hijau muda
Setelah matang, adonan diangkat dan diangin-anginkan selama kurang lebih 12 jam. Setelah mengeras dipotong tipis-tipis dengan ketebalan kurang lebih 2 cm. setelah itu, jemur kerupuk dibawah sinar matahari. Jika kerupuk mudah patah itu pertanda kerupuk sudah kering dan siap untuk di gorang.
Selamat mencoba

You Might Also Like

0 komentar